Find Us On Social Media :
Rudi Samin pemilik tanah yang bikin polisi turun tangan dalam kasus beras bansos dikubur punya masalah belum selesai dengan JNE Depok. ()

'Karena Rusak', Akui Kubur Sembako Bansos di Depok, JNE: Tak Ada Pelanggaran

Kumairoh - Senin, 1 Agustus 2022 | 16:40 WIB

 

Sonora.ID - Berita mengejutkan muncul di tengah masyarakat terkait temuan 1 ton bansos yang dikubur di Kota Depok, Jawa Barat oleh pihak logistik JNE.

Temuan tersebut diungkap dan menjadi viral setelah diunggah ke media sosial pada Minggu 31 Juli 2022 kemarin.

Menanggapi temuan bansos di Depok itu, pihak JNE pun akhirnya buka suara dna memberikan klarifikasi.

Perusahaan jasa pengiriman logistik JNE mengakui mengubur sembako bantuan Presiden di sebuah lahan kosong di Jalan Tugu Jaya Kampung Serab, Tirtajaya, Sukmajaya, Depok.

VP of Marketing JNE Express Eri Palgunadi beralasan, sembako bantuan presiden itu dikubur karena rusak. Bahkan proses penguburannya juga sesuai dengan prosedur.

Baca Juga: Ketua Persatuan Wartawan Salurkan 150 Paket Sembako kepada Wartawan

"Kami sudah melalui proses standar operasional penanganan barang yang rusak sesuai dengan perjanjian kerja sama yang telah disepakati dari kedua belah pihak," ujar Eri seperti dilansir dari Kompas.com, Senin 1 Agustus 2022.

Sementara itu, Camat Sukmajaya Depok Ferry Birowo mengungkapkan bahwa lahan yang digunakan untuk tempat penguburan sembako tersebut selama ini menjadi tempat parkir truk JNE Express.

"Kami sempat agak kaget juga, karena lokasi tersebut sudah beberapa tahun digunakan untuk lokasi parkir JNE," tutur dia.

Fery menambahkan, kasus penimbunan bantuan sosial Presiden itu sedang dalam penyelidikan aparat kepolisian.