Find Us On Social Media :
Pedagang Bendere di Palembang mengalami penurunan omzet menjelang HUT RI (Koleksi pribadi/Fernando Oktareza)

Jelang Peringatan HUT RI, Omzet Pedagang Bendera di Palembang Malah Anjlok

Fernando Oktareza - Selasa, 9 Agustus 2022 | 14:40 WIB

Palembang, Sonora.ID - Omzet pedagang bendera merah putih dan pernak-pernik 17 Agustusan di Kota Palembang mengalami penurunan atau anjlok pada tahun ini.

Hal ini diakui oleh salah satu pedagang bernama Abi yang berjualan di Jalan POM 9 tepatnya di depan Kantor DPRD Provinsi Sumatera Selatan.

Berbeda dari tahun sebelumnya dimana dirinya sanggup menjual 20-30 bendera perhari, pada tahun ini, Abi yang mulai berjualan dari pukul 06.00 – 17.00 WIB sejak tanggal 29 Juli lalu mengaku hanya sanggup menjual 10-15 bendera perharinya.

“Tahun ini kurang ramai pembelinya dan untuk penjualan sendiri perharinya tidak menentu, paling yang laku 10-15 bendera,” ucap Abi ketika diwawancarai, Selasa (09/08).

Baca Juga: Menyambut HUT RI Ke-77 Tahun, Satgas Yonif 126/KC Kibarkan Bendera Merah Putih Di Rumah Masyarakat Perbatasan Papua

Meski begitu, Abi menyebut bahwa hal tersebut suatu kewajaran mengingat momen 17 Agustusan masih beberapa hari lagi.

“Biasanya kalau sudah mendekati hari-H pembeli mulai ramai, kalau untuk sekarang masih sepi,” katanya.

Untuk harga sendiri, Abi mengatakan harga dari bendera dan pernak-pernik yang dijualnya dimulai dari Rp 30 ribu – Rp 250 ribu.

Baca Juga: Sambut HUT RI ke-77, Daop 2 Bandung Jual Ribuan Tiket Kereta Api dengan Harga Khusus

“Harganya mulai dari Rp 30 ribu hingga yang paling mahal ada di harga Rp 250 ribu,” tuturnya.

Pria yang masih berusia 16 tahun ith berharap masyarakat bisa membeli bendera dagangannya dengan maksud menghargai jasa para pahlawan kemerdekaan.

Baca Juga: Persiapan HUT RI, Paskibraka Kalbar Mulai Berlatih, 2 Orang Ditugaskan ke Istana Negara