Find Us On Social Media :
5 Fakta Hidup Ciputra Konglomerat Properti Pendiri Ciputra Group, yang Pernah Hidup Susah Sebagai Tahanan Jepang! (Ciputra.com)

5 Fakta Hidup Ciputra Konglomerat Properti Pendiri Ciputra Group, yang Pernah Hidup Susah Sebagai Tahanan Jepang!

Muhammad Aliefuddin Sayyaf - Rabu, 17 Agustus 2022 | 07:05 WIB

Sonora.ID- Berikut ini adalah penjelasan tentang seorang konglomerat properti pendiri ciputra group yaitu Ciputra yang pernah hidup dalam kondisi susah sebagai tahanan jepang.

Siapa yang tidak kenal dengan Ciputra, sosok pengusaha sukses di bidang properti yang memiliki berbagai perusahan besar, seperti Jaya Group, Ciputra Group, dan Metropolitan Group.

Ciputra memiliki 6 orang saudara yang sebelumnya hidup tidak terlalu miskin, namun pada suatu ketika kehidupannya bersama sang ayah berubah 180 derajat menjadi susah akibat sang ayah menjadi tahanan jepang yang dikira sebagai mata-mata pada saat itu, hingga sang ayah harus meninggal dunia di dalam penjara.

Namun Ciputra tidak tinggal diam dengan kondisinya pada saat itu, ia memutuskan untuk melanjutkan kuliha di ITB dan saat dibangku kuliah ia sudah menerima berbagai proyek. Sampai suatu saat ia berhasil menyelesaikan proyek dari Gubernur dan Presiden saat itu.

Baca Juga: 6 Fakta Hidup Alshad Ahmad, Ternyata Anak Seorang Konglomerat Bandung, Kekayaan Hingga 300 M

Banyak sekali pengalaman hidup yang bisa diambil hikmahnya dari seorang Ciputra, oleh karena itu, kami rangkum 5 fakta hidup dari seorang konglomerat properti pendiri ciputra group yaitu Ciputra, berikut ini:

Awal Karir Membangun Ancol
Ciputra konglomerat properti ini sudah mengawali kariernya di jaya group yang merupakan perusahaan daerah milik pemda DKI.

Sebagai jajaran direksi, ciputra memiliki banyak kesempatan berkreasi di bidang properti saat bekerja di jaya group semasa kuliah pada saat itu.

Salah satu hasil pekerjaan ciputra pada saat itu adalah proyek pembangunan taman wisata ancol jakarta.

Baca Juga: 5 Fakta Hidup R Budi Hartono, Jadi Konglomerat Kaya Raya Se-Indonesia 11 Tahun Berturut-turut