Find Us On Social Media :
Ilustrasi Contoh Teks Ceramah Singkat beserta Strukturnya (Freepik.com)

8 Contoh Teks Ceramah Singkat beserta Strukturnya, Lengkap!

Prameswari Sasmita - Diperbaharui Kamis, 22 Desember 2022 | 13:11 WIB

Sonora.ID - Public speaking atau berbicara di depan banyak orang menjadi salah satu skill yang penting dalam kehidupan, pasalnya banyak hal penting dalam hidup yang membutuhkan berbicara di depan umum, salah satunya ceramah.

Ceramah identik dengan berbicara di depan banyak orang yang dilakukan oleh pemimpin kelompok, ahli, atau orang yang dituakan, bahkan beberapa orang mengaitkan ceramah dengan salah satu agama atau kepercayaan tertentu.

Dikutip dari buku Pintar Pidato: Kita menjadi Orator Hebat (2020) milik Arif Yosodipuro menegaskan, pidato adalah kegiatan berbicara di depan publik untuk mengemukakan pendapat atau memberikan suatu gambaran mengenai suatu hal.

Di dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, ceramah adalah pidato oleh seseorang di hadapan banyak pendengar mengenai suatu hal, pengetahuan, dan sebagainya.

Pada kehidupan sehari-hari, ceramah memang identik dan mirip dengan pidato tetapi lebih mengarah pada ajaran agama atau kepercayaan tertentu.

Biasanya ceramah berisi beberapa pesan, nasihat, hingga kritik yang berhubungan dengan nilai-nilai agama, yang disampaikan oleh pihak yang dituakan atau menjadi pemimpin dalam kelompok tersebut.

Baca Juga: 6 Contoh Teks Eksplanasi Banjir beserta Strukturnya, Lengkap

Tak sembarangan, ada beberapa bagian di dalam ceramah yang pasti dan harus ada yang disebut sebagai struktur ceramah.

Struktur ceramah adalah:

  1. Pembukaan
  2. Isi
  3. Penutup

Sesuai dengan struktur tersebut, ceramah memang harus dimulai dengan kata dan kalimat pembuka sebagai pengantar yang memperkenalkan pendengar pada topik yang akan dibahas.

Isi biasanya membahas lebih jauh topik tersebut, bahaya, dan dampak dari topik tersebut.

Kemudian penutup biasanya berisi saran, nasihat, dan kata-kata yang bisa langsung diterima oleh pendengarnya, sehingga isi dari ceramah bisa diingat dan langsung dijalankan dengan baik.

Agar lebih jelasnya, berikut ini adalah 8 contoh teks ceramah singkat beserta strukturnya.

(Pembukaan) Selamat siang teman-teman. Salam sejahtera. Puji syukur patut kita panjatkan karena masih diberi kesehatan oleh yang Maha Kuasa.

(Isi) Apakah teman-teman pernah berbuat curang saat ulangan? Atau mencontek pekerjaan teman? Saya yakin cukup banyak. Hari ini, saya akan berceramah mengenai perbuatan curang atau mencontek. Mencontek biasa kita lakukan saat tidak bisa mengerjakan soal ujian, saat kita tidak mengerjakan tugas, atau saat tugas yang diberikan oleh guru terlalu sulit menurut kita. Saya paham itu karena saya sendiri juga pernah mencontek

Namun, teman-teman, saya sadar mencontek adalah perbuatan yang tidak terpuji. Daripada bingung dan gugup saat ujian, ada baiknya kita mempersiapkan diri jauh-jauh hari. Belajar yang tekun agar bisa mengerjakan soal ujian dengan kemampuan sendiri. Di atas itu semua, kejujuran adalah nilai penting dalam kehidupan. Kejujuran melebihi nilai yang tertera di raport. Mari sama-sama berlaku jujur dan jangan mencontek.

(Penutup) Kira-kira itu saja yang dapat saya sampaikan. Semoga apa yang saya bagian ini bermanfaat untuk teman-teman sekalian. Sampai jumpa di lain kesempatan. Selamat siang.

(Pembukaan) Selamat pagi. Salam sejahtera untuk kita semua. Senang sekali dapat melihat bapak, ibu, saudara sekalian dalam keadaan sehat dan cerita. Di hari yang cerah ini, mari kita senantiasa bersyukur ke hadirat Tuhan yang Maha Esa.

(Isi) Pada kesempatan kali ini, izinkan saya menyampaikan mengenai budaya tepat waktu. Ketika saya berkesempatan studi banding di Jepang, salah satu yang menjadi perbedaan paling menonjol antara budaya di Jepang dan di negara lain termasuk Indonesia adalah ketepatan waktu. Di sana, semua orang menghargai ketepatan waktu. Bila mengadakan pertemuan, tidak pernah molor. Beda dengan di sini. Bukan maksud saya untuk menjelekkan atau merendahkan. Kita ambil contoh yang baik dan menjadikannya sebagai refleksi atas kehidupan kita sehari-hari. Marilah kita sama-sama ubah kebiasaan jam karet. Saya yakin bapak, ibu, saudara sekalian bisa melakukannya.

(Penutup) Demikian yang dapat saya sampaikan. Mohon maaf bila ada salah kata atau tindakan saya yang kurang berkenan. Semoga kita semua senantiasa diberi kesehatan. Selamat pagi dan salam sejahtera.