Find Us On Social Media :
Wakil Gubernur (Wagub) Sumut Musa Rajekshah usai menerima kehadiran petugas pendataan yang didampingi Kepala BPS Sumut, Nurul Hasanudin, di Rumah Dinas Jabatan Wagub, Jalan Teuku Daud, Rabu (02/11/2022). (BPS Sumut)

Didata Petugas Regsosek BPS Sumut, Wagubsu: Berikan Jawaban yang Benar dan Akurat

Eric Indra Cipta - Jumat, 4 November 2022 | 11:00 WIB

Medan, Sonora.ID - Wakil Gubernur (Wagub) Sumut Musa Rajekshah mengimbau masyarakat untuk ikut menyukseskan dengan memberi jawaban yang jujur dan akurat.
 
Hal tersebut dikatkan Ijekck sapaan akrabnya, seusai mengikuti wawancara dari petugas Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Utara (Sumut).
 
“Saya sudah didata oleh BPS dan saya harap masyarakat agar menerima petugas BPS yang datang ke rumah dan memberikan jawaban yang sebenarnya,” ujar Ijeck usai menerima kehadiran petugas pendataan yang didampingi Kepala BPS Sumut, Nurul Hasanudin, di Rumah Dinas Jabatan Wagub, Jalan Teuku Daud, Rabu (02/11/2022). 
 
Ijeck menambahkan, diperlukan ekosistem pendataan perlindungan sosial yang terintegrasi secara menyeluruh agar program perlindungan sosial yang diberikan pemerintah tepat sasaran.
 
“Perlu upaya perbaikan data sosial ekonomi agar semua bantuan pemerintah tepat sasaran sehingga pemulihan ekonomi nasional bisa terwujud,” ujar sembari berharap data ini dapat dimanfaatkan atau terintegrasi dengan berbagai pihak agar tidak terjadi pendataan berulang.
 
Baca Juga: Ratusan Pelaku Pencurian di Tahan Polrestabes Medan Selama Bulan Oktober 2022
 
Sementara itu, Kepala BPS Sumut Nurul Hasanudin menyampaikan, pendataan Regsosek ini dilakukan bukan diperuntukkan hanya warga miskin atau semata-mata untuk penyaluran bantuan sosial, melainkan untuk dimanfaatkan dalam keseluruhan program yang dibutuhkan masyarakat untuk kebijakan pemerintah yang lebih terarah.
 
“Tujuan kita untuk menyediakan sistem dan basis data seluruh penduduk yang harapannya ke depan menjadi satu data untuk Indonesia. Data ini akan menjembatani koordinasi dan berbagi pakai data lintas lembaga dan lintas daerah untuk memastikan pemakaian data yang konsisten,” katanya.
 
Pendataan ini dilakukan mulai dari 15 Oktober hingga 14 November serentak di Indonesia. “Pendataan ini beda dengan sensus penduduk kemarin karena ada beberapa pertanyaan yang lebih spesifik termasuk kondisi sosial, ekonomi, dan tingkat kesejahteraan,” ujarnya.
 
Baca Juga: Dukung Penanganan Banjir Rob, Danlantamal I Belawan Siap Kolaborasi Dengan Pemko Medan 
 
Sumber : BPS Sumut