Find Us On Social Media :
Ilustrasi tujuan politik luar negeri Indonesia. (Kompas.com)

Tujuan Politik Luar Negeri Indonesia Secara Teori Maupun Kontekstual

Selando Naendra Radicka - Kamis, 10 November 2022 | 19:00 WIB

Sonora.ID - Berikut ini adalah penjelasan mengenai beberapa tujuan politik luar negeri Indonesia.

Kemajuan dan kesejahteraan suatu negara tentu tak lepas dari hasil politik luar negeri yang diterapkan negara tersebut, tak terkecuali bagi Indonesia.

Peningkatan kesejahteraan dan kemajuan hidup dari zaman ke tidak akan dapat dirasakan masyarakat tanpa adanya politik luar negeri.

Melalui politik luar negeri, Indonesia menerapkan pelbagai kebijakan yang berhubungan dengan negara lain guna mengupayakan tercapainya kepentingan-kepentingan nasional.

Tujuan Politik Luar Negeri Indonesia

Secara kenegaraan, tujuan politik luar negeri Indonesia sendiri telah tercantum dalam pembukaan UUD 1945 alinea ke-4, sebagaimana yang tertulis di bawah ini.

"Kemudian daripada itu untuk membentuk suatu pemerintahan negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia, untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial."

Bila ditulis ulang dalam bentuk poin, ada tiga tujuan pokok politik luar negeri Indonesia sebagaimana berikut:

Baca Juga: Sejarah Hari Pahlawan 10 November, Peristiwa Besar Bangsa Indonesia!

1. Mempertahankan kemerdekaan dan menghapuskan segala bentuk penjajahan;
2. Memperjuangkan perdamaian dunia yang abadi;
3. Memperjuangkan susunan ekonomi dunia yang berkeadilan sosial.

Adapun secara teori, Tokoh Poklamator Indonesia, Drs. Moh Hatta, dalam bukunya yang berjudul 'Dasar Politik Luar Negeri Indoesia' (1953) menjelaskan ada beberapa tujuan politik luar negeri Idonesia yang antara lain ialah sebagai berikut:

1. Mempertahankan kemerdekaan bangsa dan menjaga keselamatan negara;
2. Memperoleh barang-barang yang diperlukan dari luar negeri untuk meningkatkan kesejahteraan rakyatnya;
3. Meningkatkan perdamaian internasional dan memperoleh syarat-syarat yang diperlukan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat;
4. Meningkatkan persaudaraan antarbangsa sebagai pelaksanaan cita-cita yang terkandung dalam Pancasila.