Find Us On Social Media :
Petani Wonogiri Tenggelam Di Sungai Galok (Kompas.com)

Nyawa Melayang Saat Cari Rumput, Petani Wonogiri Tenggelam Di Sungai Galok

Nela Rizqiya - Jumat, 6 Januari 2023 | 14:10 WIB

 

Wonogiri, Sonora.ID - Gito Ratmono (49) salah seorang petani Wonogiri yang mayatnya ditemukan di Sungai Galok, Dusun Bayeman, Kelurahan Giriharjo, Kecamatan Puhpelem, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah.

Kabarnya Gito Ratmono (49) tewas tenggelam karena terpeleset ketika menncari rumput di sekitar Sungai Galok.

Menurut keterangan dari Kasubsi  Penmas Humas Polres Wonogiri, Aiptu Iwan Sumarsono pada Kamis malam  (5/1/2023) Mayat Gito Ratmono ditemukan tenggelam di area Sungai Galok.

Kronologi kejadian tenggelamnya petani Wonogiri tersebut bermula saat korban sedang mencari rumput di sawah wilayah Dusun Bayeman, Kelurahan Giriharjo pada Kamis (5/1/2023) Pagi sekitar pukul 07.00 WIB.

Awalnya keluarga korban meminta bantuan kepada warga setempat untuk mencari keberadaan Gito Ratmono yang tak kunjung pulang ke rumah.

Istri korban khawatir terjadi sesuatu karena tidak biasanya Gito terlambat pulang ketika mencari rumput. Setelah dicari, warga menemukan mayat di Sungai Galok yang diduga mayat tersebut merupakan Gito Ratmono.

Saat istri dan anak Gito ikut ke sawah mencari Gito, tampak motor korban terparkir di pinggir sawah. Sang istri pun panik karena korban tidak ada di lokasi. Seluruh warga bergegas mencari keberadaa korban.

Baca Juga: Kontroversi Tol Lingkar Sukoharjo, Klaten, Karanganyar Gibran Jadwalkan Pertemuan Dengan Menteri PUPR

Selang beberapa waktu salah satu warga yang ikut mencari, Lasmin (56) menemukan rermputan yang sudah dikumpulkan korban berserakan di pinggir sungai dan terdapat juga bekas kaki seperti orang terperosok.

Lasmin pun akhirnya langsung turun ke sungai guna melihat dan memastikan apakah bekas kaki tersebut bekas orang jatuh terperosok atau bukan.

Setelah Lasmin mengecek, ternyata Lasmin melihat mayat korban tenggelam di dasar sungai Galok dengan kondisi badan telengkup. Melihat mayat tersebut Lasmin terkejut dan berteriak meminta bantuan warga yang lain untuk mengangkat mmayat koban ke tepi sungai.

Kejadian tenggelamnya korban baru dilaporkan oleh pihakk keluarga dan warga setempat setelah mayat korban berada di kediamannya.

Saat petugas piket Polsek Puhpelem menerima laporan tersebut, tim kesehatan dari Puskesmas Puhpelem beserta Koramil Puhpelem bergegas menuju ke kediaman korban.

Pada saat tim tiba, pihak kesehatan Puskesmas Puhpelem langsung memeriksa keadaan korban dan setelah di cek ternyata  tidak ada tanda-tanda penganiayaan. Tim menyimpulkan jika kejadian tersebut murnii kecelakaan. Korban terpeleset jatuh ke sungai pada saat mencari rumput di pinggir sungai.

Keluarga  korban juga  menambahkan keterangan bahwa korban menderita penyakit epilepsi. Setelah saling memberi keterangan, keluarga korban akhirnya mengikhlaskan musibah tersebut dan mayat korban segera dikebumikan.

Baca Juga: Pedagang Dawet Untung Besar Imbas Dari Pengunjung Masjid Raya Syekh Zayed Solo