Find Us On Social Media :
Para mahasiswa berhadapan dengan para aparat di depan Universitas Trisakti. (wikipedia.com)

12 Pelanggaran HAM Berat yang Diakui Jokowi, Berikut Daftarnya!

Dita Tamara - Kamis, 12 Januari 2023 | 10:15 WIB

Sonora.ID – Presiden Republik Indonesia Joko Widodo mengakui 12 kasus pelanggaran HAM Berat masa lalu di Indonesia, Rabu (11/1/23).

Hal tersebut Jokowi sampaikan usai menerima laporan dari Tim Penyelesaian Non-Yudisial Pelanggaran HAM Berat Masa Lalu di Istana Merdeka, Jakarta Pusat.

"Dengan pikiran yang jernih dan hati yang tulus, saya sebagai Kepala Negara RI mengakui bahwa pelanggaran HAM yang berat memang terjadi di berbagai peristiwa," kata Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta Pusat.

Adapun ke-12 kasus pelanggaran HAM berat masa lalu yang laporannya diserahkan kepada Presiden Jokowi yaitu sebagai berikut:

Daftar 12 Pelanggaran HAM Berat yang diakui Jokowi

Berikut adalah daftar pelanggaran Hak Asasi Manusia dengan kategori berat semenjak puluhan lalu:

1. Peristiwa yang dikenal dengan sebutan peristiwa 1965-1966. 

Peristiwa ini merupakan rentetan kekerasan terkait tragedi G30S. Data dari Komnas HAM mencatat sekitar 32.774 orang diketahui hilang dan beberapa tempat diketahui menjadi lokasi pembantaian.

2. Peristiwa penembakan misterius pada 1982-1985. 

Operasi rahasia ini menewaskan ratusan orang di masa Presiden Soeharto dengan dalih memberantas premanisme.