Find Us On Social Media :
Ilustrasi Puisi Cinta dalam Diam (Freepik.com)

11 Puisi Cinta dalam Diam, Bikin Air Mata Menetes, Dalam Banget!

Prameswari Sasmita - Selasa, 31 Januari 2023 | 16:00 WIB

Sonora.ID - Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, puisi adalah ragam sastra yang bahasanya terkait oleh irama, matra, rima, serta penyusunan larik dan bait.

Puisi adalah sebuah karya yang di dalamnya bisa mengandung berbagai tema dan pesan yang akan disampaikan kepada semua pendengar atau pembacanya.

Tak sedikit puisi digunakan untuk mengungkap perasaan yang mungkin sulit untuk diucapkan secara langsung, seperti cinta dalam diam.

Agaknya banyak orang yang lebih memutuskan untuk memendam perasaannya daripada mengungkapkannya kepada sang kekasih dengan berbagai pertimbangan yang ada.

Baca Juga: 15 Contoh Puisi 3 Bait Berbagai Tema, Materi Bahasa Indonesia

Berikut ini adalah 11 puisi cinta dalam diam.

1. Bungkam dalam Diam

Di sana,

ada seguyur Hujan dan Seuntai Bunga,

yang sedang Berbincang

tentang Pahitnya sebuah PAMIT

Tentang Sunyinya sebuah SEPI..

 

Di sana, ada sebuah kapal kecil di pelabuhan,

Yang tengah bercengkrama,

Tentang rasa yang tidak tersampaikan,

Tentang asa yang kian memudar.

 

Di sini, ada seorang insan,

Yang tengah menadahkan tangan,

Menghadap Sang Pengarang,

Akan harapan yang terbuang.

 

Di sini, ada seorang laki-laki,

Menyesali takdir seraya memaki,

Menginyam rasa tanpa peduli,

Tentang cinta terpendam di dalam hati.

2. Harapan yang Terjual

Untuk Senja dan Jingga-nya,

ada secuil Alasan,

yang patut diperbincangkan kembali

dari pahitnya sebuah Rasa Diam.

 

Sayangnya,

Di tepi kurun yang amat timpang,

Leherku terlalu berat untuk menuju ke arah depan.

Berpergilah bersama angin yang menepi,

sebab dengannya,

takkan kau kenal lagi apa itu sepi.

Karena di sini, aku, di kemudian hari,

sungguh sesal tiada arti bagi hasratku yang mem-belati.

.

Datangi Bahagiamu, maka ku jemput sisa asa-ku,

Biarkan cinta ini luput,

bersama sebuah kepergian,

keputusasaan hasrat,

dan harapan yang terjual.

3. Sungguh Sayang

Sadarilah Sedari dulu