Find Us On Social Media :
Contoh khutbah Jumat tentang Isra Miraj 1444 H/2023. (Kompas.com)

Contoh Khutbah Jumat Isra Miraj 1444 H/2023 yang Kaya Akan Hikmah

Arista Estiningtyas - Kamis, 16 Februari 2023 | 14:02 WIB

Sonora.ID - Di hari Sabtu tanggal 18 Februari 2023 nanti umat Muslim di seluruh negara akan serentak memperingati sebuah peristiwa mulia, yakni Isra Miraj atau Isra Mikraj 1444 H.

Isra Miraj ini merupakan peristiwa yang menandakan dua perjalanan Nabi Muhammad SAW dalam satu malam saat menerima perintah untuk menunaikan ibadah salat.

Peristiwa ini pun tentu sangatlah penting dan mengandung banyak hikmah yang bisa dipetik oleh umat Muslim.

Guna mengingatkan kembali mengenai perjalanan Nabi Muhammad SAW dalam peristiwa tersebut berikut ini pun kami sajikan beberapa contoh teks khotbah atau khutbah Jumat mengenai Isra Miraj sebagai bahan referensi, dikutip dari berbagai sumber.

Baca Juga: 6 Contoh Undangan Isra Miraj Tahun 2023 yang Singkat dan Sopan

Contoh Khutbah Jumat Isra Miraj 1444 H/2023

Contoh 1

Khutbah I

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

الحمد لله الحمد لله الذى خلق الانسان علمه البيان أشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له وأشهد أن محمدا عبده ورسوله المبعوث رحمة للأنام اللهم صل وسلم وبارك على سيدنا محمد وعلى اله وأصحا به الكرام وسلم تسليما كثيرا أما بعد: فيا عبادالله او صيكم وإياي بتقوى الله اتقوا الله فى السر والعلا نية وبادروا بالأعمال الصالحات ولا تموتن إلا وأنتم مسلمون. قال الله تعالى : يا أيها الذين امنوا اتقوا الله حق تقاته ولا تمو تن إلا وانتم مسلمون

Jamaah jumah rohimakumullah.

Alhamdulillah Allah SWT masih menganugerahkan kita kenikmatan hidup.

Anugerah yang diberikan ini akan mampu menjadikan kita untuk selalu mengingat dan melaksanakan perintah-Nya, mensyukuri-Nya dengan berusaha keras meninggalkan larangan-larangan-Nya.

Anugerah terindah yang diberikan Allah SWT kepada Rasulullah SAW ialah perintah dan kewajiban melaksanakan salat 5 waktu sehari semalam.

Kewajiban ini merupakan anugerah terbesar dalam perjalanan Rasulullah SAW yang maha dahsyat, diqudrah dan diiradahkan Allah SWT hingga termaktubkan dalam Al Quran Surat Al Isra ayat 1.

سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ

"Maha Suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Al Masjidil Haram ke Al Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia adalah Maha mendengar lagi Maha Mengetahui."

Terkait peristiwa ini para Mufasir menyebut tanggal 27 Rajab dijadikan sebagai momentum sejarah guna merefleksi kembali peristiwa Isra Miraj Nabi Muhammad SAW.

Sampai sekarang tradisi peringatan Isra Miraj masih terus diperingati di seluruh penjuru dunia tak terkecuali di Negara Kesatuan Republik Indonesia ini.

Lebih khusus lagi di daerah kita masing-masing.

Peringatan ini menjadikan kita agar mampu mengingat kembali peristiwa agung yang tidak menjadi 'karep' baginda Rasulullah SAW.

Tetapi merupakan bisyaroh (bebungah) dari Allah SWT yang diberikan kepada hamba-Nya yang terkasih.

Sebelum peristiwa tersebut terjadi, beliau mengalami 'Amul Huzn (tahun-tahun kesedihan) lantaran ditinggal wafat, mulai dari paman tercinta yakni Abu Thalib dan istri Siti Khatidjah.

Di situlah Allah SWT menganugerahkan dengan memperjalankan beliau yang didampingi Malaikat Jibril untuk perjalanan Isra Miraj.

Dalam perjalanan Isra Miraj ini, ditunjukkan tanda-tanda kebesaran Allah melalui visualisasi nyata.

Beliau menyaksikan secara langsung bagaimana seseorang hidup dengan penuh kemakmuran dan hasil panen yang melimpah ruah tanpa pernah berhenti.

Pada peristiwa ini Malaikat Jibril menjelaskan bahwa gambaran umatmu kelak dimana selama hidup di dunia selalu mengeluarkan sedekah kepada sesamanya.

Kemudian beliau diperlihatkan orang-orang memukul-mukul kepalanya sendiri hingga berdarah-darah.

Inilah gambaran umatmu kelak yang dengan sengaja meninggalkan kewajiban salat.

Rasulullah juga diperlihatkan orang-orang yang disediakan makanan berupa daging lezat, tetapi justru memilih memakan daging mentah lagi busuk.