Find Us On Social Media :
5 Contoh Amanat Pembina Upacara yang Tidak Membosankan (KalderaNews/Ist)

5 Contoh Amanat Pembina Upacara yang Menarik dan Tidak Membosankan

Dita Tamara - Kamis, 23 Februari 2023 | 14:00 WIB

Sonora.ID – Berikut ini contoh amanat pembina upacara yang tidak membosankan bisa menjadi referensi.

Contoh amanat pembina upacara berikut ini cocok untuk upacara bendera di Senin di SD, SMP, dan SMA.

Amanat pembina upcara memiliki pengertian secara umum yaitu suatu kegiatan yang mendorong penyair untuk berbicara di depan khalayak umum dan disampaikan kepada banyak orang.

Singkatnya, amanat pembina upacara yaitu suatu pesan atau perintah yang disampaikan oleh pejabat tinggi kepada seluruh peserta upcara untuk mengajak dan memberi nasehat.

Yuk langsung saja simak contoh amanat pembina upacara berikut ini:


1 Contoh Teks Amanat Pembina Upacara Tentang Tata Tertib


Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Yang Saya Hormati Ibu Kepala Sekolah beserta staf
Yang Saya Hormati Bapak / Ibu Guru
Dan Yang Saya Sayangi Siswa/Siswi yang berbahagia.

Pertama marilah memanjatkan syukur kepada Allah Subhanallahu wataala karena berkat karunianya kita dapat berkumpul mengikuti upacara di hari Senin yang cukup cerah ini.

Tidak lupa tentunya untuk bershalawat kepada Nabi Muhammad Shalallahu alaihi wa salam karena berkat baginda Nabi Muhammad kita dapat menikmati lezatnya Iman dam Islam dan berharap mendapatkan syafaatnya di hari yang penuh beban di akhirat nanti.

Pada kesempatan yang berbahagia ini, saya akan berusaha menyampaikan amanat pembina upacara tentang tata tertib.

Esensi upacara bendera adalah penghormatan terhadap bendera merah putih. Bendera Republik Indonesia. Upacara bendera wajib diikuti oleh seluruh siswa di sekolah. Yang tidak mengikutinya tanpa alasan yang jelas akan mendapat sanksi dari sekolah. Sanksi diberikan kepada siswa yang tidak melaksanakan tata tertib sekolah.

Tata tertib dibuat agar sekolah menjadi tertib dan nyaman. Siswa yang mengganggu ketertiban atau mengganggu temannya akan mendapat sanksi dari sekolah.

Oleh karena itu janganlah dibalas dengan mengganggunya juga, tapi laporlah ke guru BP atau wali kelas.

Seorang siswa memakai baju hangat ke sekolah ketika sedang belajar, ia menggantungkan baju hangatnya di sandaran kursi. Saat waktu istirahat tiba, ia memakai baju hangatnya kembali.

Tapi ia kaget karena baju hangatnya kotor. Tadi ia sekilas melihat bajunya dipakai untuk mengelap wajah dan tangan oleh temannya yang duduk di belakang. Ia tidak menunjukkan kemarahan. Sambil tertawa ia berkata bahwa ada bekas wajah dan tangan monyet di baju hangatnya.

Temannya tersenyum malu lalu meminta maaf. Ia pun memaafkannya.
Intinya adalah jangan balas kejahatan dengan kejahatan tapi balaslah dengan cara yang baik.

Bapak harap kita disini semuanya bisa menjadi anak-anak yang mentaati peraturan yang telah diberikan oleh sekolah. Karena tak ada maksud lain dari adanya peraturan kecuali adalah membentuk karakter luar biasa dari siswanya.

Demikianlah amanat pembina upacara pada hari ini. Semoga bermanfaat bagi kalian dan tentunya bagi saya sendiri.

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Baca Juga: Berikut Susunan Upacara Bendera Hari Senin yang Baik dan Benar

Contoh Teks Amanat Pembina Upacara Tentang Kebersihan

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Yang Saya Hormati Bapak Kepala Sekolah beserta staf
Yang Saya Hormati Bapak / Ibu Guru
Dan Yang Saya Sayangi Siswa/Siswi yang berbahagia pada pagi hari ini.

Pertama-tama marilah kita panjatkan puji syukur kita kehadirat Allah SWT, yang mana telah memberikan banyak nikmatnya yang tak terhitung banyaknya sehingga kita dapat berkumpul di apel ini dengan keadaan sehat semuanya.

ang kedua kalinya yaitu mari kita sanjungkan shalawat dan salam kepada uswatun khasanah kita, yakni Nabi Agung Muhammad SAW yang mana telah membawa kita dari zaman yang gelap gulita menuju zaman yang terang benderang. Mudah-mudahan kita semua mendapatkan syafaat dari beliau pada yaumil akhir kelak aamiin…

Dalam kesempatan kali ini, ijinkan saya untuk menyampaikan sebuah amanat pembina upacara dengan tema “Kebersihan Sekolah”

Kita semua tahu sekolah merupakan tempat belajar-mengajar. Yang mana proses belajar-mengajar di sekolah dilakukan dari pagi hingga siang hari, Di sekolah inilah siswa dibimbing agar menjadi anak yang pandai, yang memiliki akhlak, sopan santun sehingga menjadi anak yang berguna keluarga, masyarakat serta bangsa dan negara.

Maka dari itu, untuk menumbuhkan rasa nyaman dalam proses belajar-mengajar maka kita semua harus bertanggung jawab untuk menjaga kebersihan di sekolah. Saya yakin, kebersihan akan membuat kita semua lebih nyaman dan enak dalam proses belajar mengajar, Sehingga kita semua akan terhindar dari penyakit-penyakit dan lebih betah untuk menempatinya.

Dalam menjaga kebersihan sekolah yang efektif, tidak hanya petugas piket saja yang harus bekerja dan bertanggung jawab. Namun semuanya harus saling menjaga, Jadi selain petugas piket kelas juga diwajibkan untuk menjaga lingkungan sekolah bersama.

Seperti halnya: membuang sampah pada tempatnya, tidak mencoret-coret meja, kursi, dinding dll, Kemudian kalau buang air kecil sebaiknya disiram baik sebelum kencing maupun sesudah agar tidak menimbulkan bau yang akan mengganggu warga sekolah yang lain.

Mungkin itulah amanat pembina upacara tentang kebersihan sekolah yang bisa saya sampaikan. Sementara akan kita coba dulu untuk menerapkan bersama-sama. Namun jika program ini tidak bisa berjalan, maka akan kami adakan peraturan-peraturan terkait kebersihan sekolah. Yang mana jika ada yang melanggar, maka akan ada hukumannya.