Find Us On Social Media :
Pelayanan KB serentak di Seluruh Indonesia, turut dilaksanakan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Kalimantan Selatan (Kalsel) (Smart Banjarmasin/Razie)

Peringati Hari Perempuan Internasional, Perwakilan BKKBN Kalsel Gelar Pelayanan KB Serentak di 13 Kabupaten Kota

Fakhrurazi - Senin, 13 Maret 2023 | 12:15 WIB

Banjarmasin, Sonora.ID – Pelayanan KB serentak di Seluruh Indonesia, turut dilaksanakan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Kalimantan Selatan (Kalsel), sejak 8 hingga 11 Maret 2023.

Pelayanan KB serentak dalam menyambut Hari Wanita Internasional (International Women Day) ini ditujukan guna meningkatkan kepesertaan KB baru dan meningkatkan komitmen akseptor Pasangan Usia Subur (PUS) dalam keberlangsungan pemakaian kontrasepsi.

Menurut perwakilan Pokja KB-KR BKKBN Kalsel, Endraswari Kusumawardhani, per 10 Maret 2023, total akseptor yang terlayani pada momentum ini adalah sebanyak 740 akseptor yang tersebar di 13 kabupaten kota di Kalsel.

“Untuk total Kalimantan Selatan sendiri sampai saat ini sudah ada 740 akseptor dengan rincian 648 akseptor implan, 75 akseptor IUD, serta 17 akseptor MOW” jelasnya.

Baca Juga: Sejarah Dibalik Hari Perempuan Internasional yang Diperingati Tiap Tanggal 8 Maret!

Disamping itu ia juga menyampaikan bahwa capaian akseptor terbanyak sementara diraih oleh Kota Banjarmasin dengan raihan 94 akseptor (69 akseptor implan, 29 akseptor IUD, serta 3 akseptor MOW).

Sementara itu salah satu akseptor IUD dari Kecamatan Banjarmasin Timur, Nor Raudah menyampaikan bahwa ini merupakan kali kedua bagi dirinya menggunakan kontrasepsi IUD. Ia pun juga mengajak para ibu yang belum ber-KB agar tidak perlu khawatir untuk ber-KB.

“Ayo ibu-ibu umpati ulun pakai IUD, karena pemasangannya kada sakit, gratis pulang” ajaknya.

Hal senada juga disampaikan oleh Sri Noor Jannah yang merupakan akseptor KB Pasca Persalinan (PP) dengan metode implan. Ia mengajak para ibu agar dapat ber-KB guna mengatur jarak kelahiran anak.

“Ibu-ibu semua mari kita memakai implan untuk menjaga jarak anak, dan pasang implan tidak sakit sama sekali” ujarnya.

Baca Juga: Hari Perempuan Internasional: Momentum untuk Mendorong Digitalisasi UMKM Perempuan

Sementara itu Koordinator Penyuluh KB Kecamatan Banjarmasin Timur, Nurmala mengatakan bahwa selain difasilitasi untuk mendapatkan pelayanan KB, para akseptor terlebih dahulu juga diberikan edukasi mengenai KB itu sendiri, sehingga mereka dapat memutuskan metode kontrasepsi apa yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan mereka.

“Biasanya satu hari sebelum pelayanan, kami adakan konseling bagi calon akseptor yang mendaftar dan disamping itu juga kami lakukan penyuluhan di balai KB agar para akseptor dapat menilai sendiri mana KB yang paling cocok dengan mereka” pungkasnya.

Baca berita update lainnya dari Sonora.id di Google News