Find Us On Social Media :
Ilustrasi contoh teks khutbah Idul Fitri yang membuat jamaah menangis. (unsplash.com)

Contoh Teks Khutbah Idul Fitri yang Membuat Jamaah Menangis Haru

Selando Naendra Radicka - Senin, 17 April 2023 | 10:35 WIB

Sonora.ID - Berikut adalah paparan mengenai contoh teks khutbah Idul Fitri yang membuat jamaah menangis haru.

Idul Fitri adalah momen yang penuh kebahagiaan dan syukur setelah sebulan penuh menunaikan ibadah puasa di bulan Ramadan.

Hari yang ditunggu-tunggu ini biasanya diisi dengan saling bermaafan dan mengunjungi keluarga dan kerabat untuk merayakan bersama.

Selain itu, pada hari raya Idul Fitri juga biasanya diadakan shalat Id bersama di masjid atau lapangan.

Dalam shalat Idul Fitri, khutbah Id menjadi salah satu bagian penting yang disampaikan oleh khatib.

Khutbah Idul Fitri biasanya berisi pesan-pesan kebaikan dan nasihat untuk meningkatkan kualitas iman dan taqwa umat Muslim.

Khutbah ini juga sering kali dijadikan sebagai momen refleksi untuk merenungkan kembali perjuangan yang telah dilakukan selama satu bulan penuh dalam menjalankan ibadah puasa.

Namun, tidak semua khutbah Idul Fitri dapat menggetarkan hati dan membuat jamaah menangis haru.

Baca Juga: 45 Pantun Mudik Lebaran 2023 yang Menarik dan Lucu Untuk Dibagikan

Ada khutbah yang hanya disampaikan dengan gaya yang monoton dan kurang memotivasi.

Oleh karena itu, di dalam artikel ini, Sonora akan membagikan contoh teks khutbah Idul Fitri yang dapat membuat jamaah merasakan keindahan makna perjuangan dan pengorbanan dalam menjalankan ibadah puasa.

Dengan demikian, khutbah Idul Fitri yang disampaikan dapat lebih bermakna dan memberikan inspirasi bagi jamaah.

Maka, untuk tahu lebih jauh, simak contoh teks khutbah Idul Fitri yang membuat jamaah menangis berikut ini, sebagaimana dikutip Sonora dari NU Online.

Contoh Khutbah Idul Fitri yang Membuat Jamaah Menangis

Istiqamah untuk Kembali Mengenal Allah

Khutbah I

‎اللهُ أَكْبَرُ (×٣) اللهُ أَكْبَرُ (×٣) اللهُ أَكْبَرُ (×٣) وَ لِلّٰهِ اْلحَمْدُ
اللهُ أَكْبَرُ كَبِيْرًا، وَالحَمْدُ لِلّٰهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيْلًا لاَإِلٰهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ صَدَقَ وَعْدَهُ وَنَصَرَ عَبْدَهُ وَأَعَزَّ جُنْدَهُ وَهَزَمَ
الأَحْزَابَ وَحْدَهُ لَاإِلٰهَ إِلَّا اللهُ وَلَا نَعْبُدُ إِلاَّ إِيّاَهُ مُخْلِصِيْنَ لَهُ الدِّيْنَ وَلَوْكَرِهَ الكاَفِرُوْنَ

الحَمْدُ لِلّٰهِ الَّذِيْ حَرَّمَ الصِّياَمَ أَيّاَمَ الأَعْياَدِ ضِيَافَةً لِعِباَدِهِ الصَّالِحِيْنَ. أَشْهَدُ أَنْ لاَإِلٰهَ إِلاَّاللهُ وَحْدَهُ لاَشَرِيْكَ لَهُ الَّذِيْ جَعَلَ الجَّنَّةَ
لِلْمُتَّقِيْنَ وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا وَمَوْلاَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ االدَّاعِيْ إِلىَ الصِّرَاطِ المُسْتَقِيْمِ. اللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَباَرِكْ عَلىَ سَيِّدِنَا مُحَمَّـدٍ
وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحاَبِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلىَ يَوْمِ الدِّيْنَ 

أَمَّا بَعْدُ، فَيَآأَيُّهَاالمُؤْمِنُوْنَ أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِيْ بِتَقْوَى اللهِ فَقَدْ فَازَ المُتَّقُوْنَ. وَاتَّقُوْا اللهَ حَقَّ تُقاَتِهِ وَلاَتَمُوْتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ.
قال الله تعالى فَأَقِمْ وَجْهَكَ لِلدِّينِ حَنِيفًا فِطْرَتَ اللَّهِ الَّتِي فَطَرَ النَّاسَ عَلَيْهَا لَا تَبْدِيلَ لِخَلْقِ اللَّهِ ذَلِكَ الدِّينُ الْقَيِّمُ وَلَكِنَّ أَكْثَرَ النَّاسِ لَا يَعْلَمُون

Jamaah shalat Idul Fitri yang dirahmati Allah, 

Alhamdulillah, syukur yang tiada terkira kita panjatkan ke hadirat Allah subhanahu wata’ala sebab atas ridha dan rahmat-Nya kita bisa berkumpul di tempat ini untuk menunaikan rangkaian ibadah shalat Idul Fitri sembari kita mengumandangkan takbir, tahmid, dan tahlil sebagai pengakuan kita akan kebesaran-Nya.  Saat ini juga kita patut bergembira karena selama bulan puasa kita diberi kesempatan untuk menambah pundi-pundi pahala, juga menghapus dosa-dosa kita. Semoga semuanya membuahkan hasil yang maksimal.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda dalam sebuah hadits yang diriwayatkan dari Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu,  

مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ
Artinya: “Barang siapa berpuasa Ramadhan karena iman dan mengharap pahala, maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.”

Atas karunia besar ini, sudah seyogianya kita senantiasa terus-menerus berupaya sepenuh hati meningkatkan ketakwaan dalam diri kita dengan menjalankan segala perintah Allah subhanahu wata’ala dan menjauhi larangan-Nya. 

اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ لاَ إِلهَ إِلاَّ اللهُ، وَاللهُ أَكْبَرُ، اللهُ أَكْبَرُ وَلِلّٰهِ اْلحَمْدُ

Jamaah shalat Idul Fitri yang dirahmati Allah,