Find Us On Social Media :
Berikut ulasan selengkapnya mengenai (Freepik)

4 Contoh Puisi Bahasa Jawa (Geguritan) yang Bertemakan Guru

Alifia Astika - Senin, 24 April 2023 | 23:11 WIB

Sonora.ID - Berikut ulasan selengkapnya mengenai "Contoh Puisi Bahasa Jawa (Geguritan) yang Bertemakan Guru".

Salah satu hal yang indah dari pesona budaya jawa adalah bentuk dari geguritannya. Ap aitu geguritan?

Pengertian Geguritan sendiri adalah sebuah kata berbahasa Jawa yang jika diterjemahkan kedalam Bahasa Indonesia memiliki makna sebagai puisi.

Jadi secara harfiah Geguritan merupakan sebuah karya sastra atau karya tulis yang mengutamakan keindahan dalam Bahasa yang digunakannya.

Dalam buku Geguritan Tradisional dalam Sastra Jawa, 2002, geguritan umumnya dapat digunakan sebagai wadah curahan isi hati atau perasaan sesorang dalam sebuah lirik dengan menggunakan Bahasa Jawa.

Jadi singkatnya Geguritan adalah puisi yang menggunakan Bahasa Jawa lengkap dengan penggunaan diksi yang menawan.

Layaknya karya sastra pada umumnya, ada beberapa hal dan aturan khusus sebuah puisi dapat dikatakan sebagai geguritan.

Berikut beberapa aturan khusus yang dimaksud:

Baca Juga: 6 Ciri-ciri Puisi Rakyat beserta Jenis dan Contohnya, Lengkap!

Aturan Penulisan Geguritan

Ada beberapa paugeran atau aturan khusus dalam membuat geguritan iki, antara lain:

Paugeran disebut juga dengan ciri khas, ciri khas ini dapat mempermudah dalam kita membuat geguritan. Berikut ini ciri-ciri geguritan yang perlu diperhatikan, yaitu :

Geguritan memiliki aturan seperti tembang macapat, yaitu guru lagu (huruf vokal seperti i,a,e,u-i,a,u-a,i,a), guru wilangan (jumlah suku kata tiap baris), dan guru gatra (jumlah bait)

Ada nama pengarang di dalam teks geguritan.

Kata-kata atau kalimat yang digunakan harus memiliki makna.

Geguritan dibuat harus menggunakan bahasa yang sopan dan mudah dipahami.

Contoh Geguritan bertemakan Guru

Ada banyak jenis tema yang bisa diangkat salah satunya adalah yang bertemakan guru. Berikut beberapa contohnya:

1. Guruku

Guruku