Find Us On Social Media :
Gubernur Sulsel menyerahkan hasil feasibility study (FS) atau studi kelayakan pengembangan Kawasan Industri Bantaeng (KIBA) kepada Bupati Bantaeng, Ilham Azikin, di Rujab Gubernur, (Dok Humas Pemprov Sulsel)

Studi Kelayakan Kawasan Industri Bantaeng Datangkan Investasi Rp135 T

Dian Mega Safitri - Senin, 12 Juni 2023 | 16:15 WIB

Makassar, Sonora.ID - Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman mendorong kemudahan berinvestasi di Sulawesi Selatan.

Salah satunya dengan memfasilitasi studi kelayakan atau feasibility study pengembangan Kawasan Industri Bantaeng (KIBA).

Studi kelayakan ini digodok oleh Pemprov Sulsel selama kurang lebih dua tahun terakhir atau sejak 2021 lalu.

Tak tanggung-tanggung, Gubernur menganggarkan Rp650 Juta dalam menggodok studi kelayakan pengembangan Kawasan Industri Bantaeng ini.

Pihaknya melibatkan perguruan tinggi dari Universitas Hasanuddin (Unhas).

Kini studi kelayanan tersebut telah memperliatkan hasil berkali-kali lipat.

Kabupaten Bantaeng dilirik investor dari Inggris dengan nilai investasi kurang lebih sekitar US$ 9 miliar atau sekitar Rp 135 triliun (kurs Rp 15.000).

Baca Juga: Wapres Ma'ruf Amin ingin investasi baterai kendaraan listrik ditingkatkan

“Kita alokasikan Rp650 Juta untuk studi kelayakan pengembangan KIBA. Kini investor melirik dengan nilai investasi Rp 135 Triliun,” kata Gubernur Andi Sudirman dalam keterangannya, Senin (12/6/2023).

Ia pun bersyukur, dukungan studi kelayakan membuka peluang besar bagi pengembangan investasi di Sulsel, khususnya di Bantaeng.

“Dengan adanya hasil studi kelayakan ini, maka memberikan jaminan bagi investor jika KIBA ini layak dikembangan. Sehingga bukan hanya peluang investasi Rp 135 Triliun ini saja, namun akan membuka peluang investasi yang lainnya di KIBA,” tuturnya.

Ia pun mengimbau agar para investor nantinya mengedepankan pembukaan lapangan kerja bagi masyarakat sekitar, serta menjaga lingkungan sekitar.

Baca berita update lainnya dari Sonora.id di Google News