Find Us On Social Media :
Ilustrasi cerita dongeng Bahasa Inggris singkat (unsplash.com)

10 Cerita Dongeng Bahasa Inggris Singkat, Ada Pesan Moral dan Terjemahannya

Gema Buana Dwi Saputra - Kamis, 22 Juni 2023 | 12:20 WIB

Sonora.ID - Dongeng merupakan cerita yang diturunkan dari satu generasi lain ke generasi berikutnya melalui oral dan mengandung unsur magis di dalam ceritanya.

Cerita ini dapat kamu temui dalam berbagai bahasa, salah satunya adalah Bahasa Inggris yang memiliki banyak sekali dongeng terkenal.

Dengan menyimak cerita dongeng Bahasa Inggris singkat, kamu dapat meningkatkan kemampuan membaca dan memperkaya kosakata.

Kamu juga dapat mengetahui pesan moral dari cerita dongeng Bahasa Inggris yang cocok dijadikan sebagai pembelajaran dalam hidup.

Berikut adalah 10 cerita dongeng Bahasa Inggris singkat yang bisa kamu simak dan sudah lengkap dengan terjemahannya.

1. Sleeping Beauty

Baca Juga: 75 Teka-Teki Bahasa Inggris Lucu dan Menghibur lengkap dengan Jawabannya

The story of Princess Aurora, the much-awaited daughter of the king and queen, who was cursed by an evil witch, to die by the prick from the spindle of a spinning wheel because her parents did not invite the fairy to her Christening.

Fortunately, one of the good fairies who had been invited to the Christening was able to help. Though the princess would still have to be pricked, she would not die, but sleep for a hundred years. She was blessed by the other good fairies, and so grew up to be a beautiful, kind and obedient young girl who was often called Briar Rose.

As predicted, on her sixteenth birthday, Aurora was pricked on her finger by a spinning wheel and fell into a deep sleep, along with every man, woman, child and animal in the castle.

A hundred years later, a young prince tried to get to the castle, in order to see the famous beauty that had been asleep for so long. When he found her, he was stunned by her beauty and leaned in for a kiss.

This broke the curse, and soon everyone in the castle was awoken from their long, hundred year sleep. The prince and princess were married, and the kingdom was happy and peaceful once again.

Sleeping beauty teaches us that even though evil can sometimes interrupt our lives, when good intervenes, it can soften the blow and eventually, evil will be overcome.

Terjemahan:

Kisah Putri Aurora, seorang putri raja dan ratu yang sangat ditunggu-tunggu, namun ia dikutuk oleh penyihir jahat, kemudian mati oleh tusukan poros roda pemintal karena orang tuanya tidak mengundang peri ke pembaptisannya.

Untungnya, salah satu peri baik yang diundang ke Pembaptisan bisa membantu. Meskipun sang putri masih harus ditusuk, dia tidak akan mati, tetapi tidur selama seratus tahun. Dia diberkati oleh peri baik lainnya, dan tumbuh menjadi gadis muda yang cantik, baik hati dan penurut yang sering dipanggil Briar Rose.

Seperti yang diperkirakan, pada ulang tahunnya yang keenam belas, jari Aurora ditusuk oleh roda pemintal dan tertidur lelap, bersama dengan setiap pria, wanita, anak-anak, dan hewan di kastil.

Seratus tahun kemudian, seorang pangeran muda mencoba masuk ke kastil untuk melihat kecantikan terkenal yang telah tertidur begitu lama. Ketika dia menemukannya, dia terpana oleh kecantikannya dan membungkuk untuk menciumnya.

Ia mematahkan kutukan, dan segera semua orang di kastil dibangunkan dari tidur panjang mereka selama seratus tahun. Pangeran dan putri menikah, dan kerajaan kembali bahagia dan damai.

Pesan moral:

Dongeng ini mengajarkan bahwa kejahatan dapat menganggu kehidupan manusia dan kebaikan adalah kunci untuk membalas seluruh tindakan jahat tersebut.

2. The Ugly Duckling

Tells of a little duckling that was called ugly by everyone at the farm where he lived. He was bullied and mistreated by everyone, until one day he was forced to run away.

The miserable little duckling was mocked and scorned by everyone who met him, and found himself wandering through the frozen winter, alone and barely managing to survive.

When he flew to a lake to swim, he met three beautiful swans who greeted him cheerfully. He was confused by their friendly greeting, for all this time he had been chased away.

When he looked down at his reflection in the water, he was surprised to see that he had grown into a beautiful swan! A little girl who was throwing breadcrumbs for the noble swans even said that he was the most beautiful of all.

We should never judge others by their appearances because it is not appearances that matter. Not only can one develop beauty over time, but true beauty is that which lies within, so if we endure and keep moving forward in life, as the little duckling did, then we may, one day, find ourselves to be considered the most beautiful of all.

Terjemahan:

Menceritakan tentang seekor itik kecil yang disebut jelek oleh semua orang di peternakan tempat dia tinggal. Dia diintimidasi dan dianiaya oleh semua orang, sampai suatu hari dia terpaksa melarikan diri.

Bebek kecil yang malang itu diejek dan dicemooh oleh semua orang yang bertemu dengannya, dan menemukan dirinya berkeliaran di musim dingin yang membekukan, sendirian dan nyaris tidak berhasil bertahan hidup.

Ketika dia terbang ke sebuah danau untuk berenang, dia bertemu dengan tiga angsa cantik yang menyambutnya dengan riang. Dia bingung dengan sapaan ramah mereka, karena selama ini dia diusir.

Ketika dia melihat bayangannya di air, dia terkejut melihat bahwa dia telah tumbuh menjadi angsa yang cantik! Seorang gadis kecil yang sedang melempar remah roti untuk para angsa bangsawan bahkan mengatakan bahwa dialah yang paling cantik dari semuanya.

Pesan moral:

Jangan pernah menilai orang lain berdasarkan penampilan saja karena kecantikan sejati datang dari hati serta sifat seseorang.

3. Robin Hood and The Golden Arrow

Once upon a time, in Sherwood Forest, there lived a legendary hero named Robin Hood. He was an outlaw, a skilled archer, and the leader of a band of merry men, including Little John, Friar Tuck, Will Scarlet, and Alan-a-Dale. They fought against the injustice of the cruel Sheriff of Nottingham and the greedy nobles, stealing from the rich to give to the poor.

One day, the Sheriff of Nottingham decided to hold an archery contest in the town, with a golden arrow as the prize. He hoped to lure Robin Hood out of hiding and capture him. Robin Hood, hearing of the contest, decided to participate, knowing that it was a trap but confident in his skills as an archer.

On the day of the contest, Robin Hood disguised himself as an old man and entered the competition. Archers from near and far gathered to test their skills, but none could match Robin’s marksmanship. In the final round, with the target set at an incredible distance, Robin Hood drew his bow and fired a perfect shot, hitting the bullseye.

The crowd cheered, and the Sheriff of Nottingham, realizing that only Robin Hood could have made such a shot, ordered his men to arrest the old man. However, Robin Hood revealed his true identity, and with the help of his Merry Men who had infiltrated the crowd, they fought off the Sheriff’s guards and escaped.

Robin Hood took the golden arrow and returned to Sherwood Forest, where he and his Merry Men continued their fight for justice and the protection of the poor. The legend of Robin Hood and his heroic deeds spread far and wide, inspiring hope and courage in the hearts of the common people.

Terjemahan:

Dahulu kala, di Hutan Sherwood, hiduplah seorang pahlawan legendaris bernama Robin Hood. Dia adalah seorang penjahat, pemanah ulung, dan pemimpin sekawanan pria ceria, termasuk Little John, Friar Tuck, Will Scarlet, dan Alan-a-Dale. Mereka melawan ketidakadilan yang dilakukan oleh Sheriff Nottingham yang kejam dan bangsawan yang rakus, mencuri dari orang kaya untuk diberikan kepada orang miskin.

Suatu hari, Sheriff Nottingham memutuskan untuk mengadakan kontes memanah di kota, dengan hadiah anak panah emas. Dia berharap dapat menarik Robin Hood keluar dari persembunyiannya dan menangkapnya. Robin Hood, yang mendengar tentang kontes itu, memutuskan untuk berpartisipasi, menyadari bahwa itu adalah jebakan tetapi percaya diri dengan kemampuannya sebagai pemanah.