Find Us On Social Media :
Kepala BPS Provinsi Kalimantan Barat, Muh Saichudin. (William)

Produksi Beras untuk Konsumsi Pangan di Kalbar Alami Penurunan 5,58% 

William - Senin, 16 Oktober 2023 | 20:01 WIB

Pontianak, Sonora.ID - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Barat merilis indikator strategis terkini terkait Luas Panen Dan Produksi Padi di Kalimantan Barat (Angka Sementara), Tahun 2023.

Hal tersebut disampaikan Kepala BPS Provinsi Kalimantan Barat, Muh Saichudin, dalam siaran persnya pada Senin, (16/10/2023).

Untuk Luas panen padi pada tahun 2023 mencapai sekitar 223,24 ribu hektare, dimana mengalami penurunan sebanyak 18,23 ribu hektare atau 7,55 persen dibandingkan luas panen padi di 2022 yang mencapai 241,48 ribu hektare.

Kemudian untuk produksi padi pada 2023 yaitu sebesar 688,41 ribu ton GKG, mengalami penurunan sebanyak 42,81 ribu ton GKG atau 5,85 persen dibandingkan produksi padi 2022 yang sebesar 731,23 ribu ton GKG.

Sementara untuk produksi beras pada 2023 untuk konsumsi pangan penduduk diperkirakan sekitar 407,26 ribu ton, mengalami penurunan sebanyak 25,33 ribu ton atau 5,85 persen dibandingkan produksi beras di 2022 yang sebesar 432,59 ribu ton.

Saichudin menjelaskan di Kabupaten Kubu Raya ada tanggul yang jebol sehingga ada beberapa sawah yang tidak bisa ditanami padi.

"Kemudian di daerah Kabupaten Kayong Utara atau di Ketapang benerapa petaninya beralih ke sawit, sehingga sawahnya dibiarkan, ini sangat mempengaruhi jumlah luas panen untuk di kalbar, " imbuhnya.

Sementara seperti rilis BPS pusat kondisi persediaan/stok beras cukup untuk konsumsi masyarakat apalagi kalau di kalbar masih mempunyai stok di gudang Bulog dan stok sebelumnya sehingga tidak begitu masalah untuk di Kalimantan Barat.

Baca berita update lainnya dari Sonora.id di Google News

Baca Juga: Edi Apresiasi Gapopin Gelar Pemeriksaan Mata dan Bagi Kacamata Gratis