Find Us On Social Media :
Salah satu Pesantren binan BI yang membuka lapaknya pada kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) dari BI. (William)

Bukti BI Selalu Memberikan Solusi Bagi Masyarakat

William - Sabtu, 24 Februari 2024 | 20:05 WIB

Pontianak, Sonora.ID – Bank Indonesia Provinsi Kalbar dalam rangkaian Saprahan Khatulistiwa 2024 juga mengadakan Gelar Pangan Murah (GPM) di halaman Pontianak Convention Center (PCC), Jumat 23 Februari 2024.

Tampak dari pagi warga sudah berbondong-bondong mengantri untuk membeli barang kebutuhan pokok seperti beras, cabai, lengkuas, timun, dan lainnya.

Tidak heran karena belakangan harga kebutuhan pokok di pasaran mengalami kenaikan. GPM dilaksanakan Bank Indonesia untuk menstabilisasi pasokan dan harga bahan pokok.

Abdul Maulid dari Pesantren Al Murabbi yang merupakan binaan Bank Indonesia yang juga ikut membuka lapak pada GPM kali ini menyikapi kegiatan ini sebagai langkah mengatasi inflasi.

“Karena sekarang cabai tadi malam saya cek di pasar paling murah harganya 85 ribu per kilo, tapi kalau di sini per kilonya saya jual 65 ribu. “ katanya.

Kemudian untuk harga timun di pasaran bisa mencapai 12 ribu s/d 15 ribu rupiah pada GPM ini dijual dengan harga 10 ribu rupiah.

Dia mengatakan sangat senang dengan adanya GPM inni bisa meringankan warga masyarakat.

Abdul berharap dapat terus bersinergi dengan Bank Indonesia. Ia mengaku mendapat support yang banyak dari BI dalam menjalankan bisnis pertaniannya.

“Kita banyak disupport dari mesin pertanian, traktor, dan transportasi roda tiga, “ ujarnya.

Baca berita update lainnya dari Sonora.id di Google News

Baca Juga: Peresmian Gedung Puskesmas Siantan Hilir di Gg Teluk Sahang