Find Us On Social Media :
Menko PMK: Bencana Bukan Urusan Sembarangan!   ()

Menko PMK: Bencana Bukan Urusan Sembarangan!  

Saortua Marbun - Sabtu, 27 April 2024 | 10:45 WIB


Sonora.ID - "Kita harus menyikapi bencana di negara kita dengan energi positif, segala kegigihan ketekunan dan kesungguhan kita untuk menyiapkan seluruh perangkat, piranti kita agar bisa menjadi bangsa besar yang tangguh."

Demikian disampaikan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy saat menyampaikan sambutan dalam kegiatan Puncak Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) Tahun 2024, di Youth Center Bagindo Aziz Chan, Kota Padang Sumatera Barat, pada Jumat (26/4/2024).

Menko PMK Muhadjir Effendy menyampaikan, kegiatan Puncak HKB Tahun 2024 yang diselenggarakan di Provinsi Sumatera Barat adalah tepat. Menurutnya, pemilihan tersebut dilatarbelakangi oleh kondisi geografis Sumatera Barat yang berada di pesisir pantai dan diapit barisan gunung berapi, sehingga memiliki potensi bencana alam yang tinggi.

"Sumatera Barat layak dinobatkan sebagai provinsi paling berbencana nasional, nomor 2 setelah Jawa Barat," ujarnya.

Dengan fenomena itu, maka menurut Menko Muhadjir, tidak ada pilihan lain bagi Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten, unsur TNI POLRI dan semua kekuatan masyarakat untuk lebih serius dalam penanganan dan pencegahan bencana.

"Bencana ini bukan urusan sembarangan. Jadi ini harus menjadi perhatian sungguh-sungguh bagi Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten/Kota maupun masyarakat tentang betapa bahayanya resiko di Sumatera Barat kalau tidak ditangani dengan sungguh-sungguh," jelasnya.

Baca Juga: Investasi KEK Capai Rp15,1 triliun Sepanjang Triwulan I 2024

Muhadjir menyampaikan, kegiatan HKB Tahun 2024 harus dijadikan sebagai "warning", sebagai peringatan kepada seluruh warga Sumatera Barat untuk menjadikan penanggulangan bencana yang harus menjadi program super prioritas. Termasuk juga, Menko PMK meminta Sumatera Barat bisa mencanangkan sadar bencana setiap harinya.

"Karena itu seluruh kekuatan harus betul-betul difokuskan untuk pencegahan resiko bencana di Sumatera Barat. Mulai dari anggaran Provinsi Kabupaten/Kota, kurikulum pendidikan untuk meningkatkan sadar bencana di tengah masyarakat," ujarnya.

Muhadjir menyatakan, Sumatera Barat harus memiliki kewaspadaan tinggi terhadap bencana. Termasuk dengan menyediakan shelter bencana yang saat ini menurutnya masih jauh dari cukup. Karenanya, dia meminta Pemprov Sumbar bisa merancang langkah-langkah untuk melakukan pencegahan bencana semaksimal mungkin.

Dia pun juga meminta supaya ada langkah konkret dan cepat dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan Kabupaten/Kota dalam menyiapkan merancang penanggulangan bencana dan mengurangi resiko bencana yang bagus. Sehingga Sumatera Barat bisa menjadi contoh rujukan penanganan bencana secara nasional, bahkan secara global.