Gertakan Pertama Dari Iran, Donald Trump Beri Kode untuk Berdamai

9 Januari 2020 11:15 WIB
Presiden Donald Trump
Presiden Donald Trump ( AP Photo/Carolyn Kaster)

Sonora.ID - Pada Rabu (8/1/2020) pagi waktu Irak, Iran berhasil meluncurkan puluhan rudal kepada markas pasukan Amerika di Irak.

Hal ini merupakan bentuk aksi sebagai balas dendam atas tewasnya komandan militer Qassem Soleimani.

Serangan ini juga menandakan permulaan untuk Amerika Serikat agar segera keluar dari wilayah Timur Tengah.

Baca Juga: Balas Dendam Iran Vs Amerika, Pasukan Siapa yang Lebih Kuat?

Meskipun tak ada konfirmasi hingga sekarang, namun pengamat menilai serangan tersebut sengaja tidak untuk melukai militer AS, karena belum adanya konfirmasi korban dari tentara Amerika.

Perkembangan informasi terkait memanasnya kedua negara tersebut mungkin bisa saja mereda.

Hal ini karena Presiden Amerika, Donald Trump baru saja memberikan pernyataan kepada awak media.

Trump mengatakan bahwa Iran telah mengendurkan kekuatan militernya.

Baca Juga: Pesawat Boeing 737 Jatuh di Iran, Seluruh Penumpang Dinyatakan Tewas

Namun, Predisen AS tersebut telah membuka sinyal untuk melakukan perdamaian dengan musuhnya tersebut.

"Amerika Serikat siap berdamai dengan siapapun yang berupaya mencari kedamaian,” ujarnya dalam pernyataannya di Gedung Putih, Rabu (8/1/2020) waktu Amerika. 

Dalam serangan yang merupakan peringatan awal ini, statiun pemerintah Iran menyebutkan bahwa ada sekitar 15 rudal balistik yang di luncurkan ke pangkalan udara Al-Asad dan sebuah fasilitas militer di Erbil, Irak.

Baca Juga: Warga Amerika Turun ke Jalanan untuk Berdemo Tolak Perang dengan Iran

Kedua tempat tersebut diketahui sebagai markas militer Amerika Serikat di Irak.

Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, mengatakan bahwa balasan Iran itu sebagai bentuk tamparan bagi Amerika agar militer Amerika cepat angkat kaki dari wilayah Timur Tengah.

Saat ini pasukan Amerika telah tersebar di beberapa negara timur tengah, terlebih di negara yang menjadi sekutunya seperti Irak, Afganistan, Kuwait, Qatar, Oman dan Arab Saudi, serta di perbatasan Suriah.
Baca Juga: Jika Iran Menyerang AS, Trump Ancam Akan Hancurkan 52 Situs Iran

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
92.0 fm
98.0 fm
90.4 fm
102.6 fm
93.3 fm
97.4 fm
98.9 fm
101.1 fm
96.0 fm
96.7 fm
99.8 fm
98.9 fm
98.8 fm
90.8 fm
97.5 fm
91.3 fm
94.4 fm
91.8 fm
102.1 fm
98.8 fm
95.9 fm
88.9 fm
101.8 fm
97.8 fm
101.1 fm
101.8 fm
101.1 Mhz Fm
101.2 fm
101.8 fm
102.1 fm