Tak Bisa Bekerja Sesuai Rencana, KPU Balikpapan Alami Beberapa Penundaan

29 Maret 2020 17:00 WIB
KPU Balikpapan
KPU Balikpapan ( Sonora Balikpapan)

Balikpapan, Sonora.ID - KPU Balikpapan menunda jadwal rekrutmen bagi calon Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) untuk pelaksanaan Pilkada Balikpapan 2020.

Penundaan itu berdasarkan instruksi dari KPU RI, dikarenakan persoalan virus Corona yang kian bertambah di Indonesia, khususnya Balikpapan.

Menurut  Komisioner KPU Balikpapan, Mega Fariany Ferry, KPU RI telah mengeluarkan edaran untuk KPU se-Indonesia, agar menunda tahapan persiapan pelaksanaan Pilkada serentak 2020.

Hal ini bertujuan, agar virus Corona tidak semakin meluas.

Baca Juga: Tak Hanya Larangan Mudik, Makassar juga Terpaksa Batasi Kinerja KPU

Ketika ditanya kapan tahapan pelaksanaan Pilkada dilaksanakan, Mega menegaskan, pihaknya menunggu intruksi dari KPU RI, kapan pelantikan PPS dimulai.

Namun demikian, dengan tidak dilantiknya PPS, maka PPDP untuk pemutakhiran data juga ditunda.

“Mengenai pelatikan PPS, di mana masa kerjanya yang dimulai 23 Maret, itu kita akan tunda pelantikkannya, sehingga masa kerjanya pun nanti akan mengalami penundaaan,” tegas Mega.

Baca Juga: Imbas Corona, KPU Balikpapan Tunda Berbagai Program Kegiatan

Berdasarkan tahapan yang ada, tugas awal dari PPS adalah melakukan rekrutmen terhadap petugas PPDP, yang nantinya akan melakukan pemutakhiran data pemilih.

KPU Kota Balikpapan seharusnya sudah mulai mengumumkan proses rekrutmen Petugas Pemutakhiran Data Pemilih atau PPDP sejak tanggal 26 Maret 2020 lalu.

Namun pelaksanaannya terpaksa ditunda, hingga menunggu kondisi Kota Balikpapan dinyatakan benar-benar baik dan aman dari ancaman virus Corona.

Baca Juga: Di Makassar, Jamaah Umrah Dinilai Paling Rentan Terpapar Virus Corona?

Jumlah petugas PPDP yang akan dilibatkan dalam pelaksanaan pemutakhiran data pemilih tercatat mencapai 1.400 orang dan akan menjalankan tugasnya mulai 18 April 2020.

Para petugas PPDP melakukan pemutakhiran data pemilih, untuk mencocokan dan meneliti (Coklit) agar pemilih dapat dimasukkan dalam Daftar Pemilih Sementara (DPS) 

“Karena petugas PPDP-nya juga kita tunda pembentukkannya, maka proses pen-Coklit-an atau proses pemutakhiran datanya juga kita akan tunda. Jadi, ada emapt tahapan dari Pilkada 2020 yang mengalami penundaan,” sambung Mega.

Baca Juga: Anggaran Rp 250 M, Pemprov Sumsel Siapkan Ruang Isolasi Bintang Lima untuk Pasien Corona

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
92.0 fm
98.0 fm
90.4 fm
102.6 fm
93.3 fm
97.4 fm
98.9 fm
101.1 fm
96.0 fm
96.7 fm
99.8 fm
98.9 fm
98.8 fm
90.8 fm
97.5 fm
91.3 fm
94.4 fm
91.8 fm
102.1 fm
98.8 fm
95.9 fm
88.9 fm
101.8 fm
97.8 fm
101.1 fm
101.8 fm
101.1 Mhz Fm
101.2 fm
101.8 fm
102.1 fm