Review Film 'Generasi 90an: Melankolia', Kehilangan dan yang Tak Tergantikan

25 Maret 2021 18:10 WIB
Review film 'Generasi 90an: Melankolia'
Review film 'Generasi 90an: Melankolia' ( Go-tix.id)

Sonora.ID – Film Generasi 90an: Melankolia ini adalah sebuah film yang diangkat dari buku Generasi 90an karya Marchella FP yang disutradarai oleh Irfan Ramli dan diproduseri oleh Angga Dwimas Sasongko.

Film ini diperankan oleh sejumlah aktor dan aktris Tanah Air, diantaranya Ari Irham, Aghniny Haque, Taskya Namya, Jennifer Coppen, Wafda Saifan, Gunawan Sudrajat, Marcella Zalianty, Amaranggana, dan Francois Mohede.

Film ini dirilis pada tanggal 24 Desember 2020 lalu. Setelah sebelumnya sempat tertunda karena pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia.

Baca Juga: Review Film ‘Layla Majnun’, Kisah Cinta Pilu Reza Rahardian dan Acha Septriasa

Berikut ini adalah ulasan atau review film 'Generasi 90an: Melankolia' seperti yang dirangkum dari 'Bioskop Gajah Mada' di YouTube Sonora FM:

Review film 'Generasi 90an: Melankolia'

Dengan nuansa tahun 90an, film ini mengisahkan tentang keluarga yang awalnya adalah keluarga bahagia, yang terdiri dari Ibu (Marcella Zalianty), Ayah (Gunawan), Indah (Aghniny Haque), Abby (Ari Irham).

Ditengah-tengah kebahagiaan keluarga tersebut, mereka mengalami suatu mala petaka, dimana Indah mengalami kecelakaan ketika ia sedang pergi ke luar negeri, Indah mengalami kecelakaan pesawat.

Dari kejadian itulah, berbagai masalah harus dihadapi oleh keluarga tersebut.

Kesedihan membuat sang adik, Abby menjadi hilang semangat dan putus asa, begitu juga yang dirasakan oleh kedua orangtuanya.

Disisi lain, sahabat Indah yang bernama Sephia (Taskya Namya) turut membantu Abby untuk tetap semangat menjalani kehidupan tanpa kehadiran kakaknya lagi.

Film Generasi 90an: Melankolia menggambarkan 5 stages of grief atau 5 tahapan kesedihan yang terdiri dari penolakan (denial), kemudian menimbulkan rasa marah (anger), muncul pertimbangan (bargaining), perasaan depresi (depression), hingga akhirnya menerima (acceptance).

Hal menarik dari film ini adalah, sesuai dengan judulnya, set di rumah Abby dalam film ini benar-benar menunjukkan suasana tahun 90an yang bisa kita lihat dari apa yang ada di dalam rumah Abby.

Baca Juga: Review Film 'SOUL', Berpetualang ke Alam 'Gaib' buat Nyari Jati Diri

Mulai dari radio tua, poster-poster di dinding, permainan konsol Sega, dan sebagainya.

Selain itu soundtrack film ini juga merupakan lagu-lagu lama dari era 90an, seperti lagu 'Sephia' – Sheila on 7, 'Begitu Indah' – Padi, dan 'Cinta kan Membawamu' milik Dewa 19.

Namun, film ini juga dirasakan terlalu banyak konflik yang menyebabkan fokus cerita menjadi terbagi-bagi.

Plot film yang dikatakan tahun 90an juga sedikit kurang pas dengan cerita Abby yang lahir di tahun 2000, hanya saja rumahnya bernuansa 90an, bukan keseluruhan dari film itu bernuansa 90an.

Anda bisa simak review selengkapnya dengan menonton video 'Bioskop Gajah Mada' di bawah ini:

 

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
92.0 fm
98.0 fm
90.4 fm
102.6 fm
93.3 fm
97.4 fm
98.9 fm
101.1 fm
96.0 fm
96.7 fm
99.8 fm
98.9 fm
98.8 fm
90.8 fm
97.5 fm
91.3 fm
94.4 fm
91.8 fm
102.1 fm
98.8 fm
95.9 fm
88.9 fm
101.8 fm
97.8 fm
101.1 fm
101.8 fm
101.1 Mhz Fm
101.2 fm
101.8 fm
102.1 fm