Orang Tua Tak Sadar Lakukan Ini, Education Coach: Anak Jadi Tidak Pede!

30 April 2021 11:30 WIB
Orang Tua Tak Sadar Lakukan Ini, Education Coach: Anak Jadi Tidak Pede!
Orang Tua Tak Sadar Lakukan Ini, Education Coach: Anak Jadi Tidak Pede! ( Freepik.com)

Sonora.ID - Keluarga adalah tempat pertama kali anak bertumbuh dan berkembang, juga sebagai tempat pertama kali anak-anak belajar banyak hal, termasuk budaya di dalam keluarga tersebut.

Sayangnya, kerap kali orang tua secara tidak sadar menerapkan atau mengajarkan budaya yang ternyata tidak baik untuk anak-anak.

Education Coach, Fida Muljono dalam program Smart Parenting di Radio Smart FM menegaskan bahwa, ada salah satu budaya orang tua di Indonesia yang tanpa disadari membatasi tingkat kepercayaan diri sang anak.

Baca Juga: Mudah Dilakukan, Inilah 9 Cara Sederhana untuk Menghormati Orang Tua

“Menakut-nakuti ini salah satu budaya Indonesia, di mana anak-anak itu sering kalau tidak mau melakukan kehendaknya orang tua, ditakut-takuti,” jelasnya menegaskan.

Melihat hal itu, Fida pernah mempertanyakan alasan di balik perilaku menakut-nakuti tersebut, dan jawaban dari para orang tua adalah untuk memotivasi dan menyemangati sang anak.

Baca Juga: 3 Hal yang Perlu Diperhatikan untuk Wujudkan Parenting Agility

Padahal, pihaknya justru menegaskan bahwa hal ini ketika terus-menerus dilakukan akan menciptakan pola pikir pada anak untuk terus ditakut-takuti untuk melakukan sesuatu, kemudian anak tidak percaya diri untuk mengambil langkah sebelum mendapatkan pemicu tersebut.

“Kalau ini dilakukan bertahun-tahun, secara terus-menerus, nantinya anak tumbuh menjadi pribadi yang kena rem. Artinya dia akan terus membutuhkan pemicu penakut untuk melakukan sesuatu. Nah ini yang akan terjadi, dia menjadi tidak pede nantinya,” sambung Fida.  

Baca Juga: Apa Itu Self Compassion? Pakar Parenting: Harus Dipupuk sejak DIni

Hal ini kerap kali tidak disadari karena kebiasaan menakut-nakuti ini biasanya dipupuk sejak kecil, dan terus dilakukan hingga menginjak remaja.

“Sedangkan orang tua bisa melakukan hal yang lain dengan menyadarkan anak itu. Tetapi kesadaran ini harus berhubungan dengan emosinya orang tua. Orang tua harus berani bilang ‘ya sudah kalau kamu tidak mau belajar, kamu tidak naik kelas, itu tanggung jawabmu’. Nah, orang tua tidak berani mengatakan itu,” tegasnya.

Artinya, Fida lebih merekomendasikan sang orang tua menjabarkan konsekuensi dan meminta anak untuk bertanggung jawab atas semua keputusan yang anak pilih.

Baca Juga: Apa Itu Parenting Agility? Master Trainer: Anak Merasakan Stres dari Orang Tua

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
92.0 fm
98.0 fm
90.4 fm
102.6 fm
93.3 fm
97.4 fm
98.9 fm
101.1 fm
96.0 fm
96.7 fm
99.8 fm
98.9 fm
98.8 fm
90.8 fm
97.5 fm
91.3 fm
94.4 fm
91.8 fm
102.1 fm
98.8 fm
95.9 fm
88.9 fm
101.8 fm
97.8 fm
101.1 fm
101.8 fm
101.1 Mhz Fm
101.2 fm
101.8 fm
102.1 fm