Hadiri Rakernas Bangga Kencana, Wapres Minta Faktor Penghambat Percepatan Penurunan Pravelensi Stunting Diidentifikasi

26 April 2024 14:05 WIB
Wakil Presiden (Wapres) KH Ma’ruf Amin dalam arahannya pada Rapat Kerja Nasional Bangga Kencana yang digelar oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana  Nasional (BKKBN) di Auditorium BKKBN, Kompleks Halim Perdanakusuma Jakarta, Kamis siang (25/4/2024).
Wakil Presiden (Wapres) KH Ma’ruf Amin dalam arahannya pada Rapat Kerja Nasional Bangga Kencana yang digelar oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) di Auditorium BKKBN, Kompleks Halim Perdanakusuma Jakarta, Kamis siang (25/4/2024). ( Dok BKKBN)

Jakarta,Sonora.Id - Pemerintah telah menetapkan percepatan penurunan stunting menjadi prioritas utama dalam agenda pembangunan nasional. Berbagai upaya telah dilakukan namun belum semuanya memberikan hasil baik. Oleh karena itu, indikator yang menjadi penghambat percepatan penurunan pravelaensi stunting, harus segera di temukan.

“Saya minta faktor-faktor yang menyebabkan capaian penurunan stunting semakin melambat dalam dua tahun terakhir ini, agar diidentifikasi dan dinavigasi,” tegas Wakil Presiden (Wapres) KH Ma’ruf Amin dalam arahannya pada Rapat Kerja Nasional Bangga Kencana yang digelar oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) di Auditorium BKKBN, Kompleks Halim Perdanakusuma Jakarta, Kamis siang (25/4/2024).

Wapres menilai, hal ini menjadi sangat penting sebab stunting akan mempengarui daya saing bangsa yang bertumpu pada mutu sumber daya manusianya. Untuk itu Wapres meminta, pencegahan terjadinya stunting harus dilakukan sejak awal di tingkat keluarga, dengan memastikan pemenuhan gizi bagi setiap anggota rumah tangga, ASI eksklusif bagi bayi usia 0–6 bulan, akses sanitasi dan air minum yang aman, perilaku hidup bersih dan sehat, serta pengasuhan yang layak.

“Keluarga juga harus lebih proaktif untuk mendapatkan akses layanan kesehatan, seperti pemeriksaan ibu hamil secara rutin, imunisasi, dan pemantauan tumbuh kembang bagi anak-anak secara berkala,” imbuh Wapres.

Di sisi lain, dalam arahannya Wapres juga meminta kepada seluruh pihak terkait untuk fokus pada strategi dan pendekatan terhadap pencegahan terjadinya stunting baru, tanpa mengurangi intervensi pada anak stunting.

“Arahkan berbagai intervensi kebijakan pada hal-hal yang mempunyai daya ungkit tinggi untuk mempercepat penurunan stunting,” imbaunya.

Serta, memasuki masa transisi dan pergantian kepemimpinan di tahun ini, Wapres mengingatkan agar komitmen dan visi pimpinan terhadap program penurunan stunting, baik di Pusat maupun daerah harus tetap terjaga.

“Mari jaga dan perkuat kerja sama, sinergi, dan kolaborasi, menuju Indonesia bebas stunting,” pungkasnya.

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
92.0 fm
98.0 fm
90.4 fm
102.6 fm
93.3 fm
97.4 fm
98.9 fm
101.1 fm
96.0 fm
96.7 fm
99.8 fm
98.9 fm
98.8 fm
90.8 fm
97.5 fm
91.3 fm
94.4 fm
91.8 fm
102.1 fm
98.8 fm
95.9 fm
88.9 fm
101.8 fm
97.8 fm
101.1 fm
101.8 fm
101.1 Mhz Fm
101.2 fm
101.8 fm
102.1 fm