Find Us On Social Media :
Demonstran Black Lives Matter membawa poster di Birmingham, Inggris (4/6/2020) (Thebolditalic.com)

Jangan Sembarang Ucap 'The N-Word'! Ini Alasan dan Sejarah Dibaliknya

Sienty Ayu Monica - Jumat, 26 Juni 2020 | 16:00 WIB

Sonora.ID – Mungkin kata 'The N- Word' sudah tidak asing bagi beberapa masyarakat di Indonesia, khususnya di kalangan anak muda. Namun sayangnya tidak banyak yang mengetahui makna dibaliknya.

'The n-word', seperti 'nigg*' atau 'nigg*r' merupakan salah satu kata yang merujuk pada kaum kulit hitam, dan kata ini termasuk cukup kasar, sehingga kamu tidak bisa sembarangan mengucapkannya.

Kata ini memang sering kita temukan di sosial media, atau di dalam sebuah lirik lagu yang biasanya adalah lagu rap/hip-hop yang penyanyinya juga berkulit hitam.

Baca Juga: George Floyd Meninggal Akibat Tercekik Polisi, Walikota Minneapolis Ingin Pelaku Ditangkap

Sayangnya, masih banyak dari kita yang mengucapkan kata-kata ini seolah bukan hal yang serius dan justru malah dianggap keren untuk diucapkan. Padahal kata-kata ini sangat menganggu dan tidak sopan.

Apabila kita melihat makna lebih jelas dibalik kata 'the n-word' mungkin beberapa dari kita akan lebih berfikir ulang untuk mengucapkan kata-kata tersebut.

Sejarah dibalik The N-Word

Kata 'the n-word' ini bermula pada jaman dahulu ketika jaman perbudakan di Amerika, dimana kaum kulit hitam adalah minoritas yang tidak dihargai keberadaannya.

Para kaum kulit hitam dijadikan budak untuk melakukan kegiatan-kegiatan di ladang tembakau, kapas, dan lainnya.

Baca Juga: Sony Tunda Acara Perilisan PlayStation 5 Menghormati Isu Black Lives Matter