Find Us On Social Media :
Uji Klinis Vaksin Covid-19 dari China Indonesia Harus Alokasikan Anggaran Sebesar Rp 30 Triliun (Freepict.com)

Uji Klinis Vaksin Covid-19 dari China Indonesia Harus Sediakan Dana Sebesar Rp 30 Triliun

Alifia Astika - Rabu, 29 Juli 2020 | 08:00 WIB

Sonora.ID - Pandemi covid-19 membuat pemerintah Indonesia terus berupaya agar tidak terpuruk baik dibidang kesehatan maupun ekonomi.

Baru-baru ini pemerintah Indonesia tengah mencari jalan keluar agar terbebas dari pandemi covid-19.

Salah satu caranya adalah melakukan uji klinis kepada vaksi covid-19 buatan China tersebut.

Sebelumnya China menyebutkan bahwa vaksin tersebut di klaim telah mampu sembuhkan ribuan  pasien yang terjangkit covid-19.

Baca Juga: Kasus Covid-19 di Jateng Melonjak, Menkes Berkantor di Semarang

Vaksin bernama Sinovac, tersebut kini telah diterima oleh pemerintah dan akan diserahkan ke PT Bio Farma.

Saat ini jumlah vaksin yang diterima oleh Bio Farma sebanyak 2.400 vaksin. "Rencana kita awal Agustus kalau lancar itu sudah bisa dilakukan uji klinis tahap tiga," kata Corporate Secretary PT Bio Farma Bambang Heriyanto dalam diskusi yang digelar secara virtual , Minggu (26/7/2020).

Vaksin tersebut kemudian 'dikarantina' untuk memastikan bahwa tidak ada bakteri atau virus yang menempel pada luar wadah vaksin.

Baca Juga: New Normal di Makassar, Pj Wali Kota: Jika Situasinya Seperti Ini

Sebanyak 2.400 vaksin akan diperuntukkan bagi 1.620 sukarelawan yang telah terpilih. Adapun satu vaksin Sinovac digunakan untuk satu orang.