Find Us On Social Media :
Illustrasi kopi (https://www.freepik.com/)

Sulit Berhenti Minum Kopi, Ini Cara Menghentikan Kebiasaan Minum Kopi

Sienty Ayu Monica - Sabtu, 9 Januari 2021 | 13:30 WIB

Sonora.ID – Beberapa para pencinta kopi pasti ada yang merasa harus menghentikan kebiasaannya minum kopi karena menyangkut masalah kesehatan.

Namun sesungguhnya, kopi adalah minuman yang aman untuk dikonsumsi. Menurut Mayo Clinic, batas aman konsumsi kafein kurang dari 400 mg (rata-rata empat cangkir kopi).

Namun jumlah tersebut bisa berbeda-beda untuk setiap orang, tergantung kemampuan tubuh menerima kafein.

Baca Juga: Cara Baru Nikmati Kopi di Ketinggian 1.000 Mdpl ala Forest Kopi

Beberapa orang ada yang lebih sensitif terhadap kafein apalagi jika terlalu banyak bisa menimbulkan rasa gelisah, cemas, dan sesak atau masalah lain sehabis minum kopi.

Selain itu, beberapa orang juga mengalami insomnia atau sulit tidur setelah minum kopi. Bahkan meskipun kopi itu diminum siang hari.

Pakar perilaku tidur University of Michigan Deidre Conroy mengatakan, kafein memiliki efek yang bertahan lama dan dapat memengaruhi kualitas tidur.

Baca Juga: Kenalan dengan Nikmatnya Kopi Tahlil, Minuman Hangat Khas Pekalongan

Masalah lain yang ditimbulkan oleh kopi adalah memperburuk gejala kecemasan. Menurut ahli gizi Lauren Manacker, saat seseorang cemas, sistem saraf bekerja secara berlebihan.

Mengonsumsi minuman yang dapat merangsang kecemasan seperti kopi dapat memperburuk kondisinya. Orang tersebut bisa merasa lebih cemas atau stres.

Kondisi medis

Beberapa kondisi medis seperti hamil dan gangguan pencernaan tak jarang memaksa seseorang untuk berhenti konsumsi kopi.

Ada pendapat beragam tentang seberapa aman kafein dikonsumsi selama kehamilan. Secara umum, rekomendasi konsumsi kafein untuk ibu hamil adalah 200mg per hari.

Konsumsi kafein dalam jumlah tinggi dapat menyebabkan berat badan lahir rendah pada bayi, kelahiran prematur, lahir mati, atau hambatan perkembangan janin.