Find Us On Social Media :
Bupati Landak Karolin Margret Natasa ()

Karolin Ajak Ormas Jaga Persatuan di Pelantikan DPC PBB Kabupaten Landak

Husnul Arif - Kamis, 29 Juli 2021 | 12:00 WIB

Pontianak, Sonora.ID - Merujuk pada sensus penduduk oleh Badan Pusat Statistik (BPS) pada 2010, Indonesia memiliki sekitar 1.340 suku bangsa. Suku Jawa yang berasal dari Pulau Jawa bagian tengah hingga timur sebagai kelompok suku terbesar dengan populasi sebanyak 85,2 juta jiwa atau sekitar 40,2 persen dari populasi penduduk Indonesia.

Suku bangsa terbesar kedua adalah Suku Sunda yang berasal dari Pulau Jawa bagian barat dengan jumlah mencapai 36,7 juta juwa atau 15,5 persen.

Suku Batak menyusul sebagai terbesar ketiga dengan jumlah mencapai 8,5 juta jiwa atau 3,6 persen yang berasal dari Pulau Sumatra bagian tengah utara.

Baca Juga: Larangan Sholat Idul Adha Di Solo, Berikut Isi Surat Edaran Kantor Kemenag Solo

Terbesar ke empat adalah Suku asal Sulawesi selain Suku Makassar, Bugis, Minahasa dan Gorontalo. Jumlah terbesar keempat ini sendiri merupakan gabungan dari 208 jenis suku bangsa Sulawesi, Untuk terbesar kelima adalah Suku Madura.

Kemajemukan bangsa Indonesia tidak hanya terlihat dari beragamnya jenis suku bangsa, namun terlihat juga dari beragamnya agama yang dianut penduduk.

Dilansir dari situs resmi Kementerian Sekretariat Negara, dari jumlah suku yang terdata itu, Suku Jawa merupakan kelompok yang terbesar di Indonesia, kemudian ada Kalimantan dan Papua memiliki. Pembagian kelompok suku di Indonesia tidak mutlak dan tidak jelas. Hal ini akibat dari perpindahan penduduk, pencampuran budaya, dan saling memengaruhi.

Dalam kesempatan yang sehat Bupati Landak Karolin Margret Natasa menghadiri pelantikan Dewan Pengurus Cabang (DPC) Pemuda Batak Bersatu (PBB) Kabupaten Landak tahun 2021, hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPRD Landak, Kapolres Landak, serta para pengurus dan undangan yang diselenggarakan dengan mengikuti protokol kesehatan di Aula Kantor Bupati Landak, Selasa (27/07/21).

Baca Juga: Darurat Nakes, Pemkot Surabaya Kaji Mahasiswa Kedokteran Jadi Relawan Kesehatan