Find Us On Social Media :
Masjid As-syuhada di Kampung Bugis- Bali, Hadiah Raja Badung kepada Ulama dari Makassar ()

Masjid As-Syuhada di Kampung Bugis-Bali, Hadiah Raja Badung kepada Ulama dari Makassar

I Gede Mariana - Selasa, 16 November 2021 | 13:40 WIB

Bali, Sonora.ID - Kelurahan Serangan, Denpasar Selatan merupakan satu di antara kawasan Muslim di kota Denpasar-Bali.

Tak hanya dikenal sebagai salah satu pusat kebudayaan Muslim, namun berbagai sejarah masuknya Islam di Kelurahan Serangan hadir di tempat ini.

Ketika kamu berwisata ke Bali, tidak ada salahnya menengok cerita pusat kebudayaan Islam di Bali ini.

Kawasan yang memiliki lebih dari 100 Kepala Keluarga (KK) ini, terdapat beberapa situs dan peninggalan bersejarah terkait masuknya peradaban islam pada abad ke-17 ke Pulau Serangan.

Di antaranya adalah Masjid Assyuhada, Al-Quran Kuno, Kompleks Makam Kuno, dan Rumah Adat Bugis.

“Pertama kali, dulu ada seorang tokoh, namanya Syeikh Haji Mu'min dari Ujung Pandang, yang kabur dari tempat asalnya saat zaman penjajahan VOC, makamnya pun ada di kampung ini," Haji Mansyur, sesepuh di Kampung Bugis Serangan.

Diungkapkan, menurut peneliti, berdasarkan ukiran dan apa yang tercantum di batu nisan kuburan, ada petunjuk ini telah ada sejak abad ke-17.

Syeikh Haji Mu'min, lanjutnya, juga yang menjadi penggagas berdirinya Masjid Assyuhada, masjid tertua di Kampung Bugis Serangan.

Baca Juga: Pura Langgar Bali Jadi Simbol Toleransi Umat Hindu dan Islam