Find Us On Social Media :
Ruas jalan kabupaten yang menghubungkan wilayah Wonogiri dengan Pacitan yang terletak di Kecamatan Kismantoro tertimbun material longsor. (tribun solo)

Akibat Longsor Jalan Wonogiri-Pacitan Tidak Bisa Dilewati Kendaraan Roda Empat

Ubaidillah Amin - Selasa, 22 Maret 2022 | 14:05 WIB

 

Solo, Sonora.ID - Ruas jalan kabupaten yang menghubungkan wilayah Wonogiri dengan Pacitan yang terletak di Kecamatan Kismantoro tertimbun material longsor.

Jalan yang berada di Dusun Setren RT 03 RW 08, Desa Lemahbang itu sudah tertimpa material longsor sejak beberapa waktu lalu.

Akibatnya, sebagian besar jalan itu tertutup sehingga hanya bisa dilalui oleh pejalan kaki dan kendaraan roda dua untuk sementara waktu.

Kades Lemahbang, Sugito Najib, mengatakan longsor itu terjadi pada Jumat (18/3/2022) lalu sekitar pukul 22.00 WIB. Tebing yang berada di dekat jalan longsor akibat diguyur hujan lebat.

Baca Juga: Pemkot Solo Aktifkan Semua Fasilitas Kesehatan, Demi Genjot Vaksin Booster

 "Untuk saat ini, baru bisa dilewati oleh kendaraan roda dua dan pejalan kaki saja," kata dia, (21/3/2022).

Menurut Kades, jalan di desanya yang tertimbun material longsor itu menghubungkan dengan Desa Jeruk, Kecamatan Bandar, Kabupaten Pacitan. 

Dia menuturkan, warga sudah berupaya untuk melakukan upaya evakuasi material longsoran secara manual, namun tak mampu karena cukup banyak dan terdapat batu berukuran besar.

"Warga sudah kerja bakti, itu kan material longsoran batunya besar-besar dan juga ada tanah," terang Kades.

Pihaknya kemudian melaporkan ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Wonogiri dan Dinas Pekerjaan Umum (DPU).

Akhirnya, excavator akan dikerahkan ke lokasi longsoran untuk membersihkan material longsor sehingga jalan tersebut bisa kembali digunakan kendaraan roda empat.

"Masih bisa cari jalan lain. Lewat jalan yang ada di sebelah barat. Jalur provinsi yang menghubungkan desa-desa," jelas dia.

Baca Juga: Akibat Medsos, Kasus Asusila di Wonogiri Meroket Selama Pandemi Didominasi Anak di Bawah Umur

Namun, kendaraan roda empat dari Desa Lemahbang harus berbelok lumayan jauh hampir 15 kilometer.

Camat Kismantoro, Andika Krisnayana, juga mengamini bahwa warga sudah berupaya melakukan kerja bakti untuk membersihkan material longsoran sehingga bisa dilalui pejalan kaki dan kendaraan roda dua.

Menurut Andika, membersihkan seluruh material longsoran memerlukan waktu yang cukup lama. Pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait.

"Sudah kita koordinasikan dengan pihak terkait untuk mendatangkan alat berat," pungkasnya.

Diharapkan dengan mendatangkan alat berat jalan penghubung Wonogiri-Pacitan bisa pulih kembali.