Find Us On Social Media :
Ilustrasi Macet Jakarta-Cikampek hingga Contraflow (Kompas.com)

Nyaris 4 Jam Macet di Jalan Tol Jakarta-Cikampek, Ini Penyebabnya

Prameswari Sasmita - Kamis, 28 April 2022 | 12:30 WIB

Sonora.ID - Setelah 2 tahun Lebaran di Tanah Air harus menahan rindu dengan keluarga di kampung halaman, tahun ini mudik kembali diperbolehkan sehingga tak heran lonjakan pengguna jalan terjadi di berbagai lokasi, salah satunya di tol Jakarta-CIkampek.

Mudik dan macet seakan menjadi dua hal yang tidak bisa dipisahkan dan menjadi ciri khas yang pasti terjadi di setiap musim-musim libur panjang seperti saat ini.

Macet di Jalan Tol Jakarta-Cikampek KM 47 arah Cikampek sudah terjadi pada pagi hari tadi, tepatnya pada pukul 08.30 WIB, terlihat kendaraan pribadi memadati kemacetan tersebut.

Dikutip dari Kompas.com, polisi pun telah menerapkan contraflow melihat adanya tumpukkan kendaraan, upaya ini dilakukan agar pengguna jalan tetap nyaman melakukan perjalanan jauh atau mudik di tahun ini.

Hingga artikel ini ditulis kembali pada jam makan siang, terlihat dari aplikasi Google Maps bahwa jalan tol yang dimaksudkan masih berwarna merah tua alias maroon yang menunjukkan bahwa kemacetan masih terjadi.

Bahkan waktu menunjukkan nyaris 4 jam sejak kemacetan pada pagi hari tadi.

Masih dikutip dari sumber yang sama, kemacetan terjadi disebabkan oleh pertemuan antara dua arus kendaraan dari Tol Layang Mohammed bin Zayed (MBZ) dan arus kendaraan dari tol bagian bawah.

Pertemuan kedua jalan tol ini membuat laju kendaraan di KM 47 tersendat karena adanya kendaraan dari tol layang yang kembali masuk ke jalur tol bagian bawah.

Tak hanya karena masuknya kendaraan dari tol layang, kemacetan menjadi semakin parah karena beberapa kendaraan pemudik yang parkir di pinggir jalan tol KM 47 sehingga laju kendaraan pun tidak bisa leluasa.

Baca Juga: Pemudik Harus Tahu, Ini 19 Daftar Kawasan Rawan Kemacetan di Kota Solo

Pihak Kompas.TV memantau pemudik memarkirkan kendaraan karena ingin ke toilet yang sudah disediakan di KM tersebut.

Sebelumnya, pihak pengelola jalan tol memang sudah menyediakan toilet siap pakai di jalan tol MBZ tetapi jumlahnya yang tidak memadai, sehingga pemudik baru bisa ke kamar mandi ketika sudah masuk ke KM 47 dengan memarkirkan kendaraannya di bahu jalan.

Melihat jumlah pemudik yang luar biasa banyaknya, hingga kendaraan pribadi yang terparkir mencapai ratusan meter, agaknya pihak pengelola perlu untuk menambah jumlah toilet siap pakai.

Baca Juga: Atasi Kemacetan, Rel Layang Di Simpang Joglo Solo Siap Dibangun