Find Us On Social Media :
para penerima penghargaan bersama Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono. (Prokopim Pontianak)

Wali Kota Pontianak Beri Penghargaan ke Pendonor Darah di HUT PMI ke-77

Indri Rizkita - Sabtu, 17 September 2022 | 15:50 WIB

Pontianak, Sonora.ID - Hari Ulang Tahun (HUT) Palang Merah Indonesia (PMI) ke-77 diperingati pada hari ini, Sabtu (17/9/2022). Dengan tema 'Terus Tebar Kebaikan' Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para sukarelawan pendonor darah yang telah ikhlas berdonor demi membantu sesama yang membutuhkan.

Ia juga mengajak masyarakat terutama generasi muda untuk lebih peduli dalam masalah
kemanusiaan.

Menurutnya, kebutuhan stok darah di Kota Pontianak rerata setiap harinya 120 kantong.
Sementara stok darah yang tersedia rerata 80 kantong. Dengan kondisi demikian masih sangat dibutuhkan pasokan stok darah.

Oleh sebab itu, untuk memenuhi kekurangan tersebut, pasokan stok darah juga diperoleh dari sukarelawan yang mendonorkan darahnya. 

"Stok darah memang golongan beberapa jenis mencukupi,  akan tetapi golongan darah tertentu kita masih kekurangan," ucap Edi.

Baca Juga: Bawaslu Pontianak Buka Perekrutan 18 Anggota Panwaslu Kecamatan

Upaya untuk memenuhi kebutuhan stok darah tersebut salah satunya mengajak peran serta para pengusaha atau swasta, misalnya pada peringatan ulang tahun perusahaannya
menyelenggarakan aksi sosial berupa donor darah. 

"Selain itu kita juga menyediakan database berbasis aplikasi untuk mengingatkan para pendonor apabila sudah masuk waktunya mereka berdonor," ujarnya.

HUT PMI ke-77 ini juga menjadi momen yang istimewa bagi Yugo Akhsono (45). Pasalnya, pria yang rutin mendonorkan darahnya ini menerima pin yang disematkan langsung oleh Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono. Pin yang diterimanya ini merupakan penghargaan yang diberikan karena sudah berdonor sebanyak 50 kali.

Berangkat dari rasa kemanusiaan, cerita Yugo, awal mula ia mulai melakukan donor darah
ketika ada kegiatan donor darah di lingkungan kantor tempatnya bekerja. Sejak itu dirinya
melakukan donor darah secara rutin. Meski sama sekali tidak pernah terpikir dalam benaknya untuk donor darah sebanyak mungkin, ia melakukannya selama dirinya masih memungkinkan untuk berdonor.