Find Us On Social Media :
Persemian monumen Tugu Muda untuk mengenang pertempuran 5 hari di Semarang (Tribunnews Wiki)

Fun Facts Pertempuran 5 Hari di Semarang yang Perlu Kamu Ketahui

Melvin Zaenul Asiqin - Jumat, 14 Oktober 2022 | 20:05 WIB

Sonora.ID - Semarang adalah salah satu kota bersar yang ada di pulau Jawa, sekaligus ibukota provinsi dari Jawa Tengah.

Menjadi ibukota provinsi tidak lepas dari sejarah - sejarah perjuangan para pahlawannya, salah satunya peristiwa pertempuran yang terjadi di Semarang, yang disebut Pertempuran 5 Hari di Semarang adalah yang paling dikenal.

Terjadinya pertempuran ini disebabkan oleh dua hal yaitu larinya tentara Jepang dan tewasnya dr.Kariadi. Pertempuran ini terjadi pada 15 - 19 Oktober tahun 1945.

Pertempuran ini termasuk di dalam rangkaian sejarah kemerdekaan Indonesia seiring dengan kekalahan Jepang oleh sekutu di Perang Dunia II.

Sahabat Sonora wajib tahu, bahwa ada Fun Facts yang mencengangkan dari Pertempuran 5 Hari di Semarang, apa saja itu yukk simak.

Baca Juga: Sonora Peduli Stunting Sasar Puskemas Miroto & Kelurahan Sekayu Semarang

1. Latar belakang

Latar belakang utama terjadinya Pertempuran 5 Hari di Semarang karena pada awalnya saat itu pasukan sekutu termasuk Belanda mulai datang ke Indonesia dengan tujuan mengambil senjata dan mengusir para tentara Jepang yang masih tersisa. Pada tanggal 14 Oktober 1945 terjadinya perlawanan dari 400 tentara Jepang yang di pekerjakan di pabrik gula di daerah Cepiring atau 30 kilometer dari pusat kota Semarang.

Saat para tentara Jepang akan dipindahkan ke Semarang, mereka kabur dari pengawalan. Ratusan mantan tentara Jepang melakukan perlawanan dan melarikan diri ke daerah Jatingaleh. Di sana mereka bergabung dengan Batalyon Kido Butai yang dipimpin oleh Mayor Kido.

2. Sebanyak 2000 orang tewas