Find Us On Social Media :
Biro Adm Pimpinan Pemprov Jatim] Gubernur Khofifah saat meninjau sejumlah Pos Pengamanan (Pos Pam) Tahun Baru bersama Kapolda Jatim Irjen Pol. Toni Hermanto dan Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Farid Makruf, Sabtu (31/12/2022). ()

Pergantian Tahun Baru 2023 Jatim Aman dan Kondusif

Budi Santoso - Senin, 2 Januari 2023 | 14:45 WIB

Surabaya, Sonora.ID – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan apresiasinya pada seluruh warga Jatim, seluruh jajaran TNI - Polri, semua instansi vertikal, Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan tokoh masyarakat yang telah bersama sama mewujudkan suasana pergantian  tahun baru di Provinsi Jawa Timur berlangsung aman dan kondusif. Seluruh warga merayakan penuh optimisme yang positif menyambut datangnya tahun baru 2023.

"Alhamdulillah malam pergantian tahun baru 2023 di Jawa Timur berjalan aman dan  kondusif. Kepada seluruh warga Jatim kami menyampaikan  terima kasih, dan mari kita mulai awal tahun 2023 dengan semangat kerja keras guyub rukun dan produktif  membangun Jawa Timur semakin maju dan hebat," kata Gubernur Khofifah, di Grahadi, Minggu (01/01/2023).

Demi menjaga pergantian malam tahun baru 2023, jajaran Forkopimda Jawa Timur telah melakukan upaya maksimal. Forkopimda Jatim telah berulang melakukan rakor pengamanan, apel kesiapsiagaan, termasuk meninjau sejumlah gereja  di beberapa titik  di Jatim.

Pada malam pergantian tahun, Gubernur Khofifah bersama Kapolda Jatim Irjen Pol. Toni Hermanto dan Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Farid Makruf meninjau sejumlah Pos Pengamanan (Pos Pam) Tahun Baru.

Pos pam yang ditinjau para forkopimda Jatim yakni Taman Bungkul Surabaya sekaligus sebagai tempat mengikuti rakor bersama Panglima TNI, Kapolri dan pejabat Kementerian/ Lembaga lainnya, serta Bundaran City Of Tomorrow (CITO). Titik-titik tersebut merupakan bagian dari 12 titik yang menjadi fokus pemantauan  dan penyekatan di Kota Surabaya.

Baca Juga: Kota Surabaya Luncurkan Mobil Heavy Duty Rescue Pertama di Indonesia

Yang mana upaya penyekatan ini bertujuan untuk menghindarkan kemungkinan adanya konvoi antar kota yang mengakibatkan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

“Kami sengaja melakukan peninjauan pos pengamanan di titik-titik akses masuk Kota Surabaya. Dan kami juga memastikan bahwa semua personel telah siap siaga mengantisipasi malam tahun baru ini agar tidak ada konvoi yang masuk Kota Surabaya yang dikhawatirkan dapat mengganggu kamtibmas,” katanya.

Tidak hanya itu, para Jajaran forkopimda Jawa Timur juga melakukan penandatanganan komitmen bersama dalam rangka mengantisipasi Gangguan Keamanan dan Ketertiban Umum pada Perayaan Tahun Baru 2023 di Wilayah Provinsi Jawa Timur.

Hal itu dilakukan guna menjaga suasana yang aman kondusif di tengah perayaan pergantian tahun 2023. Sehingga masyarakat tetap merasa aman dan juga nyaman menyambut tahun baru.

"Ada delapan item yang menjadi komitmen kami bersama. Kita semua berkomitmen menjaga semuanya, bersama-sama nyaman sehat dan penuh kebahagiaan,” ungkap Khofifah.

Baca Juga: Tahun 2023, Pemkot Surabaya Prioritaskan Bantuan Perbaikan Rumah Lansia

Delapan poin yang termaktub dalam poin komitmen bersama di antara adalah menjaga keamanan dan ketertiban umum di wilayah Provinsi Jawa Timur, kemudian melakukan pengamanan obyek-obyek vital di daerah antara lain pusat perbelanjaan, hotel dan obyek wisata.

"Dan kami juga bersama ribuan warga Jatim melakukan Sholawat dan Doa bersama untuk menyambut tahun baru 2023 yang lebih berkah dan penuh kebaikan," tandasnya.

Dan terakhir, di detik-detik tahun baru 2023, Gubernur Khofifah juga menggelar kegiatan memukul kentongan secara serentak di desa dan kelurahan se Jatim.

Yang mana kegiatan ini memecahkan Rekor Dunia MURI (Museum Rekor-Dunia Indonesia) untuk pemukulan kentongan serentak dengan lokasi terbanyak di Halaman Gedung Negara Grahadi Surabaya, Sabtu (31/12/2022) malam. Dimana, total jumlah kentongan sebanyak 30.515 yang serentak dilakukan secara hybrid di desa dan kelurahan se-Jatim.

"Mari kita sambut tahun baru 2023 dengan penuh optimisme, bahwa Jawa Timur akan semakin maju dan  semakin hebat," pungkas Khofifah. 

Baca Juga: 17 Bus Listrik Trans Semanggi Suroboyo Telah Beroperasi di Surabaya

Baca berita update lainnya dari Sonora.id di Google News