Find Us On Social Media :
Ilustrasi Penyebab Indonesia Keluar dari Keanggotaan PBB (Freepik.com)

Penyebab Indonesia Keluar dari Keanggotaan PBB pada 7 Januari 1965

Prameswari Sasmita - Senin, 8 Mei 2023 | 13:00 WIB

Sonora.ID - Layaknya manusia yang tidak bisa hidup sendirian, negara pun demikian. Negara membutuhkan negara lainnya untuk bisa bertahan hidup dan memenuhi kebutuhan negara serta masyarakat yang ada di dalamnya.

Salah satu bentuk dengan kerja sama antar negara tersebut adalah PBB atau Perserikatan Bangsa-Bangsa.

PBB adalah organisasi internasional yang dibentuk untuk mendorong kerja sama antar negara yang tergabung di dalamnya, badan ini dibentuk pertama kali pada 24 Oktober 1945 yang lalu.

Beberapa bulan sebelum resmi didirikan, PBB telah menandatangani sebuah piagam perjanjian yang ditandatangani oleh kelima puluh anggota asli PBB di San Francisco, pada 26 Juni 1945. 

Isi piagam PBB, tertulis lima tujuan berdirinya United Nations tersebut, yaitu.

  1. menjamin terciptanya perdamaian dunia, hak-hak manusia dan kemajuan sosial-ekonomi;
  2. perselisihan diselesaikan dengan cara damai dan tanpa perang;
  3. larangan melanggar kedaulatan negara lain; 
  4. larangan intervensi terhadap urusan domestik suatu negara;
  5. menjalin kerjasama dengan negara-negara yang dinilai dapat mengganggu perdamaian dunia.

Baca Juga: 4 Tujuan PBB sebagai Organisasi Internasional Terbesar di Dunia

Indonesia dalam anggota PBB

Lima tahun setelah merdeka, Indonesia resmi menjadi negara anggota PBB ke-60 pada tanggal 28 September 1950. 

Tak hanya itu, sebagai presiden pertama Indonesia, Presiden Soekarno pernah pidato di markas PBB di New York pada 30 September 1960, dengan judul ‘Membangun Dunia Baru’, yang kemudian pidato ini menjadi pidato paling kontroversial dalam sejarah sidang umum PBB.

Menurut Soekarno, PBB telah gagal menciptakan perdamaian.