Find Us On Social Media :
Wakil Gubernur Kalimantan Barat Drs. H. Ria Norsan, MM.,M.H., hadir memenuhi undangan Ramah Tamah Aidil fitri atau Halal Bi Halal di Kediaman Resmi Konsulat Malaysia untuk Kalimantan Barat, Sabtu (13/5/2023). (Adpim Prov. Kalbar)

Malaysia Siap Tingkatkan Hubungan Bilateral Dengan Indonesia

William - Senin, 15 Mei 2023 | 11:45 WIB

Pontianak, Sonora.ID - Wakil Gubernur Kalimantan Barat Drs. H. Ria Norsan, MM.,M.H., hadir memenuhi undangan Ramah Tamah Idul Fitri atau Halal Bi Halal di Kediaman Resmi Konsulat Malaysia untuk Kalimantan Barat, Sabtu (13/5/2023).

Kehadiran Wagub Ria Norsan disambut hangat oleh Pimpinan Konsulat Malaysia Azizul Zekri bin Abd Rahim dan tamu kehormatan lainnya.

Dirinya berharap dengan adanya acara ini hubungan Pemerintah Indonesia dan Malaysia semakin baik dan terjalin kerja sama yang erat kedepannya.

"Kami Pemprov Kalbar mengucapkan terima kasih banyak atas undangan dan jamuannya. Mudah-mudahan hubungan Indonesia Malaysia semakin erat. Dan hubungan bilateralnya juga semakin baik", tuturnya saat ditemui seusai acara. 

Baca Juga: Ria Norsan Tekankan Menjaga Keimanan dan Ketaqwaan Setelah Ramadan

Dalam pertemuan tersebut Wagub Kalbar juga mengungkapkan, dengan setelah dibukanya Border Jagoi Babang Pemerintah Indonesia dan juga Malaysia, hubungan bilateral bisa kembali normal dan bahkan diharapkan bisa meningkat kedepannya.

Dirinya juga menyampaikan bahwa telah merencanakan kembali rute penerbangan Pontianak-Kuching dan sudah disampaikan kepada Menteri Perhubungan.  

"Kedutaan Malaysia juga ingin ada pass dari Kuching ke Jawa, Aruk, Singkawang. Dulu pernah ada dari Pontianak ke Brunei," ungkap Wagub.

Ditempat yang sama Konsulat Malaysia untuk Indonesia Azizul Zekri bin Abd Rahim mengutarakan, bahwa Pihaknya tengah memperhatikan potensi kerjasama terkait transportasi seperti Bus dari Kuching ke Sarawak, kemudian lewat Aruk dan seterusnya ke Singkawang. 

"Untuk pesawat terbang, Alhamdulillah telah dipertimbangkan oleh pemerintah Indonesia, karena di pihak kami sudah siap sedia untuk kapan saja pesawat itu memulai operasinya dari Kucing ke Pontianak atau dari Kuala Lumpur ke Pontianak. Sementara saat ini masih dalam pertimbangan pihak pemerintah Indonesia," jelas Azizul Zikri.

Baca Juga: Dewan Perwakilan Daerah (DPD) PKB Pontianak Targetkan 5 Kursi

Ia berharap dengan terbukanya lebih banyak peluang-peluang mobilisasi, contohnya dengan adanya penerbangan langsung Pontianak - Kuching maupun Pontianak - Kuching akan lebih banyak mempengaruhi wisatawan yang masuk kepada kedua negara. 

"kedua negara ini memiliki banyak persamaan, seperti sebelum Covid dulu banyak warga Indonesia berkunjung ke Malaysia dan warga Malaysia berkunjung ke Indonesia. Jadi kita lihat peluang-peluang yang ada, contohnya dari aspek wisata," timpalnya.

Baca berita update lainnya dari Sonora.id di Google News