Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, menerima langsung penyerahan 100 pohon dari PT Jasa Raharja Cabang Utama Jawa Tengah, di Taman Citra Satwa, Jumat (9/4/2021).
Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, menerima langsung penyerahan 100 pohon dari PT Jasa Raharja Cabang Utama Jawa Tengah, di Taman Citra Satwa, Jumat (9/4/2021). ( Tribun Jateng/EKA YULIANTI FAJLIN)

Manfaat Pohon Pule dan Tabebuya yang Mulai Ditanam di Kota Semarang

13 April 2021 15:20 WIB

Semarang, Sonora.ID - Pemerintah kota Semarang terus konsisten melakukan penyelamatan lingkungan di wilayah Ibu Kota Jawa Tengah.

Setelah beberapa waktu lalu melakukan penanaman rumput vetiver yang berfungsi untuk meminimalisir longsor, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi atau yang akrab disapa Hendi, kemudian melakukan tebar benih 47.400 benih ikan Nila dan Karper di Kali Semarang, serta menggandeng PT. Jasa Raharja untuk menanam 40 pohon pule dan 60 pohon tabebuya dengan diameter 10-15 cm.

Perihal penanaman pohon yang dilakukan bersama PT. Jasa Raharja, Hendi menjelaskan jika pohon tersebut tumbuh berkembang dengan baik, maka tidak hanya berfungsi dari segi ekologis lingkungan sebagai penyerap karbondioksida, namun juga menambah estetika.

Baca Juga: Pemkot Semarang Tanam Rumput Vetiver untuk Cegah Longsor

Tak cuma sebagai peneduh dari teriknya cahaya matahari, rimbunnya pohon pule juga dipercaya memiliki segudang manfaat.

Pohon Pule telah lama dimanfaatkan dalam pengobatan Ayurveda, yakni salah satu metode pengobatan tradisional tertua di dunia yang berasal dari India. 

Tidak hanya daunnya, bunga, getah dan batang pohon ini juga dimanfaatkan sebagai pengobatan herbal. Beberapa manfaat pohon pule di antaranya adalah sebagai antidiabetes, antibakteri, antikanker, antiradang, serta memiliki efek analgesik (pereda nyeri). 

Video Pilihan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
92.0 fm
98.0 fm
90.4 fm
102.6 fm
93.3 fm
97.4 fm
98.9 fm
101.1 fm
96.0 fm
96.7 fm
99.8 fm
98.9 fm
98.8 fm
90.8 fm
97.5 fm
91.3 fm
94.4 fm
91.8 fm
102.1 fm
98.8 fm
95.9 fm
88.9 fm
101.8 fm
97.8 fm
101.1 fm
101.8 fm
101.1 Mhz Fm
101.2 fm
101.8 fm
102.1 fm