Find Us On Social Media :
Baru 9 Hari Gelar Operasi Pengawasan Kedisiplinan, Sudah Ada 927 Pelanggar Protokol Kesehatan di Jabar (Sonora/ Indra Gunawan/ Bandung)

Baru 9 Hari Gelar Operasi Pengawasan Kedisiplinan, Sudah Ada 927 Pelanggar Protokol Kesehatan di Jabar

Indra Gunawan - Jumat, 7 Agustus 2020 | 09:50 WIB

Bandung, Sonora.ID - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Jawa Barat (Jabar) intens menggelar operasi pengawasan kedisiplinan penerapan protokol kesehatan di kantor pelayanan publik dan fasilitas publik milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar

Kepala Satpol PP Jabar M. Ade Afriandi mengatakan, operasi pengawasan merupakan implementasi dari Peraturan Gubernur (Pergub) Jabar Nomor 60 Tahun 2020 tentang Pengenaan Sanksi Administratif terhadap Pelanggaran Tertib Kesehatan dalam Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) di Jabar
 
"Kami sudah dan sedang melaksanakan operasi penegakan Pergub dalam bentuk patroli pengawasan yang sudah dijalankan sejak 29 Juli 2020 sampai dengan sekarang," kata Ade dalam jumpa pers di Kantor Satpol PP Jabar Jl. Banda Kota Bandung, Kamis (6/8/2020). 
 
Kedisiplinan masyarakat pakai masker di kantor pelayanan publik dan fasilitas publik milik Pemprov Jabar masih rendah.
 
Baca Juga: Daya Beli Menurun, Jokowi Beri Utang Tanpa Bunga untuk Rumah Tangga
 
Ini diketahui ada 927 orang yang tidak membawa masker, membawa masker tetapi tidak digunakan, atau pakai masker tidak sesuai prosedur kesehatan.
 
Ade melaporkan, selama operasi pengawasan berlangsung, Satpol PP Jabar mencatat alasan masyarakat melanggar protokol kesehatan.
 
Dari 927 pelanggaran, kata ia, setidaknya ada lima alasan yang paling dominan. 
 
Baca Juga: Ditarget Beroperasi Tahun Depan, MPP Beri Kemudahan Bagi Masyarakat
 
"Alasan pelanggaran yang paling banyak adalah lupa. Yang kedua, merasa tidak nyaman gunakan masker. Ketiga, sulit bernapas kalau pakai masker. Keempat, tidak peduli menggunakan masker. Artinya tidak mementingkan keselamatan diri dan orang lain. Terakhir, sengaja abaikan protokol kesehatan," ucapnya.