Find Us On Social Media :
Tak Banyak yang Tahu, 6 Manfaat Tersembunyi Kuaci yang Baik Untuk Kesehatan (Tribunnews)

Tak Banyak yang Tahu, 6 Manfaat Tersembunyi Kuaci yang Baik Untuk Kesehatan

Alifia Astika - Senin, 1 Februari 2021 | 19:33 WIB

Sonora.ID - Kuaci atau Biji Bunga matahari adalah salah satu camilan yang cukup akrab untuk lidah masyarakat Indonesia. Kuaci atau yang memiliki nama ilmiah Helianthus annuus adalah biji yang dipanen dari kepala bunga matahari yang berukuran lebih dari 30.5 cm.

Makanan ini biasanya sering dipadupadankan dengan kopi atau teh. Untuk mendapatkan kuaci para petani biasa memanen kurang lebih 2.000 biji dari satu kepala bunga matahari.

Bentuknya yang unik dan rasanya yang khas membuat kuaci sangat populer dikalangannya. 

Namun taukah Anda, selain enak kuaci ternyata juga menyimpan sejuta manfaat luar biasa yang dapat menyehatkan tubuh Anda loh.

Merangkum Health Line via Kompas.com, kandungan nutrisinya, vitamin, Zinc dan bahan aktif lainnya membuat biji bunga matahari dianggap memiliki beragam manfaat untuk kesehatan. Berikut rangkuman manfaat dari mengkonsumsi biji bunga matahari :

Baca Juga: 5 Sayuran yang Perlu Dihindari Golongan Darah O, Ahli Naturopatis : Memicu Masalah Kesehatan

1. Menurunkan tekanan darah

Biji bunga matahari dapat membantu menurunkan tekanan darah, kolesterol dan gula darah karena mengandung vitamin E, magnesium, protein, asam lemak linoleat dan beberapa senyawa tanaman sehat lainnya.

2. Mengurangi peradangan

Salah satu manfaat tersembunyi dari buah kuaci adalah di klaim mampu mengurangi peradangan. Penelitian ini melibatkan 6.000 orang dewasa yang mengkonsumsi kuaci atau biji bunga matahari  setidaknya lima kali seminggu.

 

Hasilnya para peserta yang mengkonsumsi kuaci memiliki tingkat protein C-reaktif 32 persen lebih rendah dibandingkan dengan orang yang tidak makan biji.

Meskipun penelitian yang telah diterbitkan dalam American Journal of Epidemiolog pada Februari 2006 ini tidak dapat membuktikan sebab dan akibat, diketahui bahwa vitamin E (yang berlimpah dalam biji bunga matahari) dapat membantu menurunkan kadar protein C-reaktif.

Flavonoid dan senyawa tanaman lain dalam biji bunga matahari juga membantu mengurangi peradangan.

Baca Juga: Bukan tentang Menurunkan Berat Badan, dr. Santi: Diet Itu Artinya…