10 Pidato Hari Kesaktian Pancasila 2023, Bermakna dan Membangkitkan Semangat

28 September 2023 13:10 WIB
Ilustrasi pidato Hari Kesaktian Pancasila 2023
Ilustrasi pidato Hari Kesaktian Pancasila 2023 ( )

Sonora.ID - Artikel kali ini akan membahas lengkap 10 pidato Hari Kesaktian Pancasila 2023 yang bermakna dan dapat membangkitkan semangat.

Tepat pada tanggal 1 Oktober, masyarakat Indonesia akan merayakan salah satu hari nasional, yaitu Hari Kesaktian Pancasila.

Adapun cara untuk memeriahkan hari nasional ini adalah dengan menyampaikan Pidato Hari Kesaktian Pancasila 2023 yang penuh dengan makna.

Tidak hanya itu saja, pidato ini juga dapat membangkitkan semangat, sehingga para pendengarnya pun dapat meningkatkan jiwa nasionalisme sebagai warga NKRI.

Kamu bisa menyimak 10 pidato Hari Kesaktian Pancasila 2023 berikut ini yang sudah Sonora ID rangkum sebagai referensi.

1. Pidato I

Baca Juga: Mengenal Cita-cita Negara berdasarkan Pancasila, Lengkap dengan Cara Mewujudkannya

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Selamat pagi.

Pertama-tama, marilah kita bersyukur kepada Allah SWT karena kita dapat berkumpul di aula sekolah dalam keadaan sehat dan bahagia.

Juga, mari kita kirimkan selawat dan salam kepada Rasulullah Muhammad SAW. Semoga kita mendapatkan pertolongan di hari akhirat.

Hadirin yang berbahagia,

Kita sangat bersyukur atas kesempatan ini untuk memperingati momentum yang istimewa.

Setiap tanggal 1 Juni adalah hari yang bersejarah karena kita memperingati hari kelahiran Pancasila. Tepat pada tanggal 1 Juni 1945, Ir. Soekarno menyampaikan pidato tentang usulan dasar negara yang akhirnya menjadi dasar lahirnya Pancasila.

Namun, bagaimana kita seharusnya memaknai Hari Lahir Pancasila? Apakah cukup hanya menghafal lima silanya?

Jika itu saja, maka ratusan juta penduduk Indonesia bisa menghafal kelima sila dan mengucapkannya dengan lantang.

Namun, apakah kita benar-benar dapat menerapkan kelima sila tersebut dalam kehidupan sehari-hari?

Sepertinya masih sedikit orang yang benar-benar bisa mengamalkan kelima sila tersebut dengan baik dalam kehidupan sehari-hari.

Hal ini dapat terlihat dari adanya perilaku-perilaku yang menyimpang yang sering kita dengar di media.

Misalnya, perilaku siswa yang tidak sopan terhadap guru, perilaku orang tua yang tidak pantas terhadap anak, siswa yang nakal, tawuran, perpecahan antar suku, ras, agama, dan sebagainya.

Oleh karena itu, peringatan Hari Lahir Pancasila ini diharapkan dapat membangkitkan semangat nasionalisme dan penerapan sila-sila Pancasila.

Hadirin yang saya hormati,

Ini adalah waktu yang tepat bagi kita untuk menghidupkan kembali nilai-nilai yang terkandung dalam setiap sila Pancasila.

Sebagai sesama manusia, kita seharusnya saling membantu, bergotong royong, dan saling mengasihi, bukan saling terpecah belah dan melakukan perilaku yang tidak sesuai dengan sila-sila tersebut.

Saudara sekalian,

Demikianlah pidato yang dapat saya sampaikan dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila. Mohon maaf atas segala kesalahan dalam penyampaian.

Saya mengakhiri pidato ini,

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

2. Pidato II

Bismillahirohmanirohim

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Salam sejahtera untuk kita semua
Om Swastiastu
Namo buddhaya
salam kebajikan
Rahayu

Saudara-saudara sebangsa dan setanah air, hari ini kita merayakan Hari Kesaktian Pancasila. Saat ini, sebagai sebuah bangsa, kita mempunyai kesempatan untuk merefleksikan diri kita sendiri.

Kita tahu Pancasila adalah falsafah negara kita. Ideologi bangsa kita.

Kita mengenal Pancasila sebagai akar yang menyambung masa lalu dan masa depan kita bersama.
Tapi apa arti Pancasila bagi kita dalam kehidupan sehari-hari?

Apa makna dari sila-sila Pancasila bagi seorang pemimpin, seorang pekerja, seorang guru, seorang ibu dan seorang anak?

Di masa pandemi seperti sekarang mungkin terasa sulit membayangkan sisi positif dari bencana yang melanda.

Akibat pandemi ini, kita secara bersamaan mengalami krisis kesehatan, krisis ekonomi, dan krisis pembelajaran.

Namun di masa sulit seperti ini, prinsip Pancasila jelas sudah mendarah daging di masyarakat kita.

Jika kita melihat lebih peka, kita bisa melihat banyak pahlawan Pancasila yang menyalakan lilin kemanusiaan di lingkungannya masing-masing.

Lilin Pancasila menyala sebagai simbol pengorbanan para tenaga medis yang setiap hari mempertaruhkan nyawanya untuk menyelamatkan nyawa pasien Covid-19.

Kami melihat ribuan siswa berjuang menghadapi tantangan pembelajaran online dengan menjadi sukarelawan untuk membantu menangani Covid.

Di masa krisis seperti ini, lilin Pancasila menerangi kegelapan dimana-mana.

Pandemi ini memberikan tantangan bagi negara kita dan menguji ketahanan kita sebagai masyarakat Indonesia.

Pancasila, warisan nasional Indonesia, harus berkobar di hati kita masing-masing. Dalam setiap tindakan kecil dan besar yang bisa kita lakukan untuk orang lain.

Selamat Hari Kesaktian Pancasila.

Lilin Pancasila terlihat menyala di kalangan pemimpin pada saat krisis.

Kami melihat para pemimpin pemerintah dan sektor swasta mengambil risiko dan bertindak cepat untuk meringankan penderitaan masyarakat.

Kami melihat ribuan pemilik usaha kecil mengorbankan keuntungan agar karyawan mereka tidak di-PHK bahkan ketika pelanggan menghilang.

Kami melihat tokoh masyarakat di tempat ibadah menggalang dana untuk membantu orang-orang yang agamanya berbeda dengan mereka.

Kita menyaksikan lilin Pancasila menyala ketika para seniman di seluruh nusantara, di tengah kelesuan ekonomi, mengadakan pertunjukan seni online untuk mengingatkan masyarakat akan keindahan Indonesia yang beragam.

Kami melihat lilin Pancasila dinyalakan oleh para guru yang mengunjungi rumah siswa di daerah terpencil agar mereka dapat terus belajar.

Kita melihat lilin Pancasila menyala ketika orang tua, setelah seharian mencari nafkah, masih punya waktu untuk membaca dan bermain bersama anak sendirian di rumah.

Pada hari ini, kita mengingat sejarah kita dan semua pengorbanan nenek moyang kita untuk negara ini.

Dan jika dicermati, kita dapat menyadari bahwa kesucian Pancasila terus mengakar di generasi kita.

Di masa krisis seperti ini, lilin Pancasila menerangi kegelapan dimana-mana.

Pandemi ini memberikan tantangan bagi negara kita dan menguji ketahanan kita sebagai masyarakat Indonesia.

Pancasila, warisan nasional Indonesia, harus berkobar di hati kita masing-masing. Dalam setiap tindakan kecil dan besar yang bisa kita lakukan untuk orang lain.

Selamat Hari Kesaktian Pancasila.

3. Pidato III

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Salam sejahtera bagi kita semua,

Selamat pagi para hadirin yang berbahagia, pertama-tama marilah kita panjatkan puji dan syukur atas ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa karena atas rahmat dan rezeki-Nya lah, kita dapat berkumpul dalam suasana yang bahagia di hari peringatan Hari Lahir Pancasila.

Para pendiri bangsa Indonesia mencetuskan Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi bangsa dan sejak kelahirannya sampai hari ini Pancasila adalah kekuatan kita untuk berjuang membangun cita-cita kita.

Selain itu Pancasila menjadi pengingat kita bahwa di tengah semua situasi dan kondisi, kedaulatan Indonesia berdasar pada keadilan sosial dan persatuan seluruh lapisan masyarakat. Oleh karena itu, merefleksikan kembali nilai-nilai Pancasila pada hari ini merupakan awal yang baik untuk menyatukan cita-cita dan langkah kita ke depan.

Hadirin yang saya hormati,

Peringatan Hari Lahir Pancasila perlu kita jadikan momentum untuk merefleksikan hal-hal yang telah dan harus kita lakukan untuk menjadikan Indonesia sebagai bangsa yang tangguh di masa kini dan bangsa yang tangguh di masa yang akan datang.

Selama ini upaya yang kita lakukan lebih berfokus pada hasil akhir dan mengesampingkan integrasi sosial budaya dan pelestarian lingkungan. Hal tersebut kurang sejalan dengan konsep pembangunan berkelanjutan yang menyelaraskan potensi sumberdaya alam dengan sumberdaya manusia. Menyadari hal tersebut, inilah waktunya kita merancang keseimbangan baru yang mengedepankan kemajuan semua kelompok masyarakat dan memprioritaskan konservasi alam.

Dalam hal ini Pancasila akan berperan sebagai titik berangkat sekaligus tujuan pembangunan bangsa dan negara kita. Kebangkitan dan kemajuan bangsa kita dari pandemi ditentukan oleh kemerdekaan anak-anak Indonesia untuk mengembangkan potensinya sendiri dengan kemampuan dan panggilan hatinya. Inilah titik berangkat kita.

Selanjutnya kemerdekaan dalam belajar, berkarya, kemerdekaan dalam berbudaya akan melahirkan generasi pelajar Pancasila, yaitu sosok pembelajar sepanjang hayat, yang beriman, bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, berkebhinekaan Global, mampu bergotong-royong, mandiri, bernalar kritis, dan kreatif. Para pelajar Pancasila Itulah yang akan meneruskan estafet pembangunan Indonesia yang berkelanjutan dan berkeadilan di masa depan.

Kepada semua hadirin, saya ucapkan selamat memperingati Hari Lahir Pancasila. Dengan nilai-nilai Pancasila yang menyertai langkah kita, mari membangun Indonesia yang lebih tangguh, lebih inklusif dan lebih mencerdaskan dengan Merdeka Belajar.

Terima kasih.

Wassalamualaikum warahmatullah wabarakatuh.

4. Pidato IV

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Selamat pagi.

Hadirin yang saya hormati,

Pertama-tama, marilah kita panjatkan puji syukur kepada Allah SWT atas segala nikmat-Nya karena pada pagi hari ini kita dapat berkumpul bersama menyelenggarakan upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di tahun 2023 dengan tema Gotong Royong Membangun Peradaban dan Pertumbuhan Global.

Tak lupa, selawat serta salam kita curahkan kepada Rasulullah, Muhammad SAW. Semoga kelak kita mendapatkan pertolongan di hari akhir.

Hadirin yang berbahagia,

Telah kita ketahui bersama bahwa pada hari ini, tepatnya tanggal 1 Juni, merupakan momentum bersejarah bagi bangsa Indonesia. Pada tanggal ini di setiap tahunnya, kita selalu memperingatinya sebagai Hari Lahir Pancasila.

Lantas, bagaimana cara kita memaknai peringatan Hari Lahir Pancasila ini? Tentunya, ada berbagai cara dalam memaknainya.

Pertama, mempelajari nilai apa saja yang terkandung dalam setiap sila Pancasila.

Nilai-nilai, seperti toleransi beragama, menerima keragaman, serta perilaku cinta tanah air perlu dipahami kembali untuk dijadikan dasar dalam kehidupan sehari-hari. Harus diingat juga bahwa kodrat bangsa Indonesia adalah keberagaman. Berbagai etnis, bahasa, adat istiadat, agama, dan golongan bersatu untuk membentuk Indonesia.

Dengan adanya Pancasila, kita bisa terhindar dari masalah yang timbul akibat keberagaman tersebut, seperti konflik sosial dan perang saudara. Kita juga bisa hidup rukun dan bergotong-royong untuk memajukan negara bersama-sama.

Kedua, menerapkan nilai Pancasila itu sendiri dalam kehidupan sehari-hari.

Setelah mempelajarinya, tentu kita harus mengamalkan ilmu tersebut. Jika hanya mempelajarinya saja, kita sama saja seperti pohon yang tumbuh, namun tidak berbuah. Sangat sedikit manfaat yang diberikan oleh pohon tersebut.

Hadirin yang saya hormati,

Cara ketiga dalam memaknai Hari Lahir Pancasila adalah menyikapi setiap permasalahan dengan bijaksana.

Dalam menyikapi permasalahan dan semua hal yang berhubungan dengan bangsa dan negara, kita haruslah bisa bersikap bijaksana.

Saat ini, kehidupan berbangsa dan bernegara kita sedang mengalami tantangan. Ada pandangan dan tindakan yang mengancam kebhinekaan. Ada juga sikap tidak toleran dan mengusung ideologi selain Pancasila.

Masalah ini pun semakin mencemaskan dengan adanya penyalahgunaan media sosial yang banyak menyebarkan hoax alias berita bohong. Maka dari itu, kita jangan terlalu cepat termakan oleh isu. Periksa dahulu apa pun itu sebelum dibagikan kepada orang lain.

Selanjutnya, cara keempat adalah kita harus bangga akan budaya, adat-istiadat, bahasa, dan keanekaragaman negara Indonesia.

Sudah sepatutnya kita jangan terlalu mudah mengikuti budaya barat. Lebih baik, kita memajukan budaya lokal supaya aset negara ini tidak punah.

Baca Juga: 10 Perwujudan Nilai-nilai Pancasila di Bidang Sosial dan Budaya

Hadirin yang berbahagia,

Selain cara yang saya sampaikan sebelumnya, tentu masih ada banyak cara lainnya yang bisa ditempuh dalam memaknai peringatan Hari Lahir Pancasila.

Dengan dilakukannya upacara ini juga diharapkan dapat meneguhkan komitmen kita agar lebih mendalami, menghayati, serta mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila sebagai dasar bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Ini adalah momen yang bagus dan tepat bagi kita semua untuk menanamkan kembali nilai-nilai yang terkandung dalam setiap sila Pancasila.

Sekali lagi, jaga perdamaian, jaga persatuan, dan jaga persaudaraan di antara kita. Mari kita saling menghormati, saling toleran, dan saling membantu untuk kepentingan bangsa dan juga demi kemajuan Indonesia.

Demikianlah pidato yang bisa saya sampaikan dalam rangka momentum peringatan Hari Lahir Pancasila. Mohon maaf atas segala khilaf dan salah.

Selamat Hari Lahir Pancasila.

Terima kasih.

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

5. Pidato V

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,

Salam Sejahtera bagi kita semua,

Hadirin yang saya hormati,

Lebih dari 77 tahun Pancasila telah menjadi bintang pemandu bangsa Indonesia. Selama 77 tahun, Pancasila sudah bertahan dan tumbuh di tengah deru ombak ideologi-ideologi lain yang berusaha menggesernya. Selama 77 tahun pula, Pancasila sudah menjadi rumah kita yang ber-Bhinneka Tunggal Ika. Insya Allah sampai akhir zaman, Pancasila akan terus mengalir di denyut nadi seluruh rakyat Indonesia.

Sungguh Pancasila adalah berkah yang indah yang diberikan Tuhan Yang Maha Esa kepada kita, melalui perenungan, pergulatan pemikiran dan kejernihan batin para founding fathers lndonesia. Pancasila pertama kali diuraikan secara jelas oleh Bung Karno pada tanggal 1 Juni 1945, kemudian dituangkan dalam Piagam Jakarta pada tanggal 22 Juni 1945 dan dirumuskan secara final pada tanggal 18 Agustus 1945.

Para pendiri bangsa dari berbagai kelompok, golongan dan latar belakang duduk bersama untuk menetapkan Pancasila sebagai pemersatu segala perbedaan. Pancasila berperan sebagai falsafah dan dasar negara yang kokoh, yang menjadi fondasi dibangunnya lndonesia yang bersatu, berdaulat, adil dan makmur.

Rangkaian proses besar tersebut harus selalu kita ingat, kita dalami semangatnya dan kita pahami rohnya. Adalah tugas dan tanggung jawab kita untuk memastikan bahwa Pancasila selalu hadir dalam setiap sudut kehidupan serta hati dan pikiran kita. Pada peringatan Hari Lahir Pancasila di tahun 2023 ini, kita harus meneguhkan semangat kita untuk bersatu, berbagi dan berprestasi.

Hadirin yang saya hormati,

Peringatan Hari Lahir Pancasila di setiap tanggal 1 Juni ini harus kita manfaatkan sebagai momen pengingat, momen pemacu dan momen aktualisasi nilai-nilai Pancasila. Marilah kita terus amalkan warisan mulia para founding fathers ini untuk kemajuan bangsa, dan sekaligus juga menjadi sumbangsih Indonesia kepada masyarakat dunia.

Negara mana pun di dunia ini akan selalu berproses menjadi masyarakat yang bineka dan majemuk. Sering kali kemajemukan ini juga dibayang-bayangi oleh risiko intoleransi, ketidak-bersatuan dan ketidak-gotong-royongan.

Saatnya kita berbagi pengalaman dalam berbhinneka tunggal ika, dalam bertoleransi serta dalam membangun persatuan dan kebersamaan. Saatnya kita berbagi pengalaman dalam mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila untuk ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial.

Pada kesempatan yang mulia ini, saya ingin mengajak hadirin semuanya untuk bersama-sama mengamalkan Pancasila dalam keseharian kita. Semangat bersatu, berbagi dan berprestasi akan meneguhkan derap langkah kita dalam membawa Indonesia menuju negara yang maju dan jaya.

Selamat Hari Lahir Pancasila! Akhir kata, terima kasih.

Wassalamu'alaikum warahmatullahı wabarakatuh.

6. Pidato VI

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Selamat pagi.

Puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, pada pagi hari ini kita dapat berkumpul bersama di auditorium sekolah. Semoga semua dalam keadaan sehat serta berbahagia.

Selawat serta salam insya Allah tercurahkan kepada Baginda Muhammad SAW agar kita semua mendapat syafaatnya di hari akhir.

Hadirin sekalian,

Seperti yang kita tahu bahwa setiap 1 Juni di kalender ditandai sebagai Hari Lahirnya Pancasila. Ini adalah hari penting dalam sejarah bangsa Indonesia.

Teman-teman semua, tahukah kalian bagaimana perumusan Pancasila berlangsung hingga menjadi dasar negara Indonesia?

Pancasila merupakan hasil dari rangkaian proses panjang, yaitu rumusan Pancasila pada 1 Juni 1945 yang kemudian dipidatokan oleh Ir. Soekarno.

Sementara hasil akhir dari rumusan Pancasila disepakati bersama pada 18 Agustus 1945 dan diresmikan menjadi dasar negara Indonesia.

Di dalam Pancasila terdiri dari lima sila yang mengandung nilai-nilai luhur. Kelima silanya menjadi kewajiban kita semua untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Hadirin yang berbahagia.

Kita sebagai generasi pemuda bangsa sudah seharusnya bisa meningkatkan pemahaman dan pengamalan Pancasila.

Sebagaimana kita tahu bahwa di zaman sekarang ini masih banyak ditemukan konflik sosial, radikalisme, hingga perang saudara yang tidak mencerminkan nilai-nilai dari Pancasila.

Oleh karena itu, saya di sini sebagai generasi penerus bangsa ingin mengajak Bapak, Ibu guru dan teman-teman semua untuk sama-sama bergotong royong memajukan negeri.

Cara sederhana menerapkan nilai-nilai Pancasila tentu bisa kita mulai bersama dari lingkungan rumah serta sekolah tempat kita belajar ini.

Seperti meningkatkan rasa toleransi antar agama, bersikap jujur ketika menghadapi ujian sekolah, beradab kepada orang tua, Bapak dan Ibu guru, mematuhi peraturan di sekolah, serta menjadi pemuda berprestasi.

Hadirin yang saya hormati.

Kebinekaan bangsa kita ini selalu diuji. Oleh karena itu sekali lagi, mari sama-sama saling menjaga perdamaian, persatuan, dan persaudaraan di antara kita.

Mari kita saling bersikap santun tanpa adanya permusuhan dan kebencian, saling menghormati, saling toleransi, dan bahu-membahu demi kemajuan bangsa tercinta Indonesia.

Sebelum pidato ini berakhir, saya ingin mengucapkan Selamat Hari Lahir Pancasila. Kita Indonesia, kita Pancasila, semua Indonesia, semua Pancasila.

Demikian pidato yang dapat saya sampaikan di Hari Lahir Pancasila ini. Mohon maaf apabila ada kesalahan dalam penyampaian.

Selamat pagi.

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Demikianlah 6 pidato Hari Kesaktian Pancasila 2023 yang dapat kamu simak; jangan lupa untuk memeriahkan perayaan hari nasional ini, ya!

Baca berita update lainnya dari Sonora.ID di Google News.

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
92.0 fm
98.0 fm
102.6 fm
93.3 fm
97.4 fm
98.9 fm
101.1 fm
96.7 fm
98.9 fm
98.8 fm
97.5 fm
91.3 fm
94.4 fm
102.1 fm
98.8 fm
95.9 fm
88.9 fm
97.8 fm
101.1 fm
101.8 fm
101.1 Mhz Fm
101.2 fm
101.8 fm