Find Us On Social Media :
Cerita pendek (cerpen) motivasi kerja. (Freepik.com)

8 Cerita Pendek Motivasi Kerja: Penuh Pesan Untuk Bangkitkan Semangat

Arista Estiningtyas - Jumat, 7 Juli 2023 | 10:00 WIB

Sonora.ID - Sebagai pekerja terkadang kita beberapa kali merasa suntuk dan stres lantaran pekerjaan yang menumpuk atau alasan lainnya.

Rasa suntuk saat bekerja ini biasanya berdampak buruk pada performa kerja. Contohnya, jadi sering menunda-nunda pekerjaan sehingga tugas-tugas yang diberikan pun tidak kunjung selesai.

Hal ini tentu tidak bisa dibiarkan saja lantaran dapat berpengaruh pada penilaian karyawan. Solusinya Anda sebaiknya meluangkan waktu sejenak untuk mencari ide-ide segar atau untuk menjernihkan pikiran dan membangkitkan kembali rasa semangat.

Ada banyak hal untuk membangkitkan kembali rasa semangat pada diri Anda. Salah satunya dengan membaca berbagai cerita inspiratif atau cerita pendek (cerpen) motivasi yang kaya akan pesan.

Untuk itu berikut ini kami sajikan kumpulan cerita pendek motivasi kerja baik untuk individu atau team yang dapat Anda baca di waktu luang, dikutip dari berbagai sumber.

Baca Juga: 5 Contoh Cerita Inspiratif dengan Tema Kepahlawanan yang Pendek

Cerita Pendek Motivasi Kerja

Cerita 1

Jangan Buang Waktumu Untuk Mengeluh

Pada sebuah desa hidup seorang cendekiawan, di mana setiap hari cendekiawan tersebut menerima keluhan yang diucapkan oleh banyak warga desa. Hal tersebut terus berulang-ulang hingga membuat cendekiawan melakukan sebuah tindakan.

Ia mulai mengumpulkan semua orang desa dan menceritakan sebuah lelucon. Semua orang ketika tertawa dengan lelucon yang dibawakan cendekiawan tersebut. Hari kedua cendekiawan kembali mengumpulkan orang-orang desa kembali.

Cendekiawan tersebut masih menceritakan lelucon yang sama dengan hasil akhir para penduduk desa menjadi tertawa terpingkal-pingkal. Hari ketika cendekiawan kembali menceritakan lelucon yang sama. Namun respons yang diberikan oleh penduduk desa sedikit berbeda dari dua hari sebelumnya.

Salah satu penduduk desa mulai bertanya kenapa cendekiawan membacakan cerita lelucon yang sama. Mereka merasa bosan dengan lelucon yang sama dan dibacakan oleh cendekiawan tersebut.

Cendekiawan pun menjawab dengan sedikit kalimat “jika pada lelucon yang sama kalian bisa bosan dan tak bisa tertawa kembali, namun kenapa dengan masalah yang sama tetap saja bisa buat kalian menangis,”

Artinya penduduk desa tersebut terlalu memikirkan satu masalah dalam hidupnya tanpa mencari jalan keluar. Yang mereka hanyalah mengeluh, mengeluh dan mengeluh tanpa ada tindakan.

Tanpa sadar kita juga sering seperti para penduduk desa yang suka mengeluh terhadap masalah yang sedang dihadapi. Bahkan kita kerap berfokus terhadap masalah bukan bagaimana cara untuk menyelesaikannya.

Hal inilah yang membuat kita tetap berada diposisi yang sama. Jika mungkin kita berani mencoba untuk menyelesaikan masalah. Maka mungkin saja kebiasaan mengeluh sudah tidak ada dalam diri kita.

Ayo mulai sekarang cobalah untuk lebih banyak mencari jalan keluar dari masalah daripada berpusing ria terhadap permasalahan yang sedang dialami dan tak memikirkan bagaimana cara menyelesaikannya.

Cerita 2

Sebuah Lompatan Yang Mengubah Segalanya